Senin, 21 Mei 2018

Alamat Tempat Les Bahasa Inggris di Lhokseumawe

Jika Anda Sedang Mencari tempat les Bahasa Inggris di Lhokseumawe.

SEGERA HUBUNGI KAMI, DI 
CAMBRIDGE SCHOOL LHOKSEUMAWE 

Satu-satunya Lembaga Kursus
yang Memberikan Jaminan Sampai Lancar 

Perlu diketahui bahwa kantor Cambridge School Lhokseumawe yang baru telah pindah ke Jalan Air Bersih, Teumpok Teungoh Lhokseumawe. Informasi Lengkap hubungi  0823 6493 9007.







yuk Ikuti Program Khusus untuk Remaja dan Dewasa di Cambridge Lhokseumawe:

~Bahkan jika anda ingin meninggkatkan kemampuan Bahasa Inggris namun, terkendala dengan sibuknya jadwal kuliah yang sangat padat.

~ atau karena anda seorang karyawan terkendala dengan waktu kerja,
anda bisa mengikuti Program Berikut:

1).  2 Minggu Bisa Bahasa Inggris.2).  2 Bulan Bisa Bahasa Inggris.
3).  Program khusus Percakapan.
4). Program Belajar dari Dasar sampai Lancar.
5). Program Privat / Grup.
6). Sukses TOEFL. TOEIC. Dan IELTS.

Program Khusus tersebut  telah di ikuti lebih dari 150 peserta, peserta terdiri dari siswa dewasa, Mahasiswa, Dokter, Perawat, karyawan, dan pramugari.









Dekat dengan kantor RRI lhokseumawe.
Di samping mitra klinik. 



Kami memberikan Diskon Biaya untuk :
1.     Hafizh Qur’an.
2.     Para Ustad dan Da’i
3.      Murid Kurang Mampu.
4.     Anak Yatim/Piatu .
5.     Aktivis kampus.
6.     Mahasiswa/Siswa Berprestasi
7.    Juara Kelas. Ranking 1. 2 & 3.


~Kelebihan dan keunggulan Kursus di Cambridge School Lhokseumawe.

1. Kurikulum Standar internasional
2. Materi dari Cambridge University Press & British Council
3. Skill target yang di latih adalah.
-  Peningkatan kemampuan Bicara dengan Fasih
- Peningkatan kemampuan mendengar dari  Audio/video-      
 Peningkatan kemampuan membaca dan Menulis.
4. Pengajar yang professional.
5. Ruang belajar yang nyaman.
6. Gratis konsultasi.
7. Gratis materi belajar.
8. Bisa sesuaikan jadwal belajari
9. Bisa sesuai kanmateri yang ingin dikuasasi seperti speaking/TOEFL dll.
10.  Membantu menyelesaikan PR sekolah/Tugas Kuliah.
informasi Lengkap hubungi  0823 6493 9007.


~ Segera Kunjungi Alamat Kantor Cambridge Lhokseumawe.
Jln Air Bersih (Jln.H,Karimuddin Hasyballah) di samping Mitra Klinik. Teumpok Teungoh, Lhokseumawe..

http://kurkursusbahasainggrisdilhokseumawe.blogspot.co.id/2016/07/ini-dia-kursus-bahasa-inggris-di.html












Yuk Kuliah Ke Jerman, Simak Pengalaman Seru dan Menginspirasi dari Yunika



KISAH DARI JERMAN:


 Pengalaman Seru dan Menginspirasi dari Yunika yang Berkuliah di Jerman!










Semangat yang tinggi menjadi bekal Yunika dalam meraih mimpinya berkuliah di Jerman. Perempuan asal Jawa Timur ini melalui berbagai macam tantangan untuk bisa berangkat ke Jerman dan berkuliah di Hochschule Darmstadt. Tantangan tidak hanya berhenti sampai di situ, selama di Jerman Yunika juga mengalami begitu banyak pengalaman seru yang terus memacu semangat dirinya. Berikut ini cerita lengkap Yunika selama kuliah di Jerman.


Halo, saya Yunika Nur Fahmi biasa dipanggil Nika. Saya dari Tulungagung, Jawa Timur. Saat ini saya sedang berkuliah di Hochschule Darmstadt.

Hal menjadi dorongan saya untuk kuliah di Jerman, karena Jerman adalah negara yang memberikan pendidikan dengan kualitas bagus dan harga yang sangat murah jika dibandingkan dengan negara maju lainnya.

Sebelum saya mendapatkan informasi, awalnya saya memang ingin kuliah di luar negeri. Saat itu saya mengincar Australia sebagai negara tujuan studi. Kemudian saya ngobrol dengan tetangga yang guru bahasa, dia menyarankan untuk ke Jerman saja daripada Australia. Setelah itu barulah saya mulai mencari informasi tentang Jerman di internet. Beberapa waktu kemduian ada agen untuk kuliah ke Jerman datang ke SMA. Selanjutnya saya mendapat informasi tambahan dari agen tersebut.

Nama agennya adalah Prime. Saya mendapat informasi dari agen ini tapi tidak ikut agen ini. Saya mengurus semua untuk ke Jerman sendiri sampai pada dengan ketika visa saya ditolak. Kemudian saya disarankan oleh teman untuk bergabung di sebuah agen juga namanya Reza’s Deutschkurs di Bandung, Jawa Barat.


Karena saya apply-nya untuk visa belajar bahasa Jerman, jadi yang saya butuhkan hanya surat bukti kalau saya sudah daftar di deutschsprachkurs, bukti sudah punya account bank di Jerman, paspor, dokumen asli dan terjemahan SKHU UAN dan rapor. Tapi sayangnya ditolak.

Letak kesalahan saya pada saat ditolak, sesuai surat penolakan yang saya terima, penyebab ditolaknya adalah karena di surat bukti kalau saya sudah daftar les di Jerman itu tidak tertera berapa jam saya harus les. Jadi misalkan kalau mau ambil les B1 itu harus 600 jam. Nah, yang seperti itu tidak tertera di surat yang aku lampirkan. Kemudian yang kedua, ada kesalahan saat saya menjawab pertanyaan untuk membuat visa. Jadi ketika akan apply itu kita diberi formulir, nah itu bisa kita isi sendiri atau kita diinterview. Karena saat itu bahasa Jerman saya masih dasar sekali dan pertanyaannya di formulir berbahasa Jerman, maka saya pilih untuk melakukan interview saja. Kalau interview, dia akan mengartikan ke bahasa Indonesia kemudian ada juga yang mengartikan jawaban ke bahasa Jerman. Kesalahannya seperti biasa, jawaban saya saat interview kurang meyakinkan dan seperti tidak ada goal begitu lho ke Jerman. Itu menurut surat penolakan yang saya dapatkan.

Kampus tempat kuliah, di sini ada dua model kampus, Hochschule sama Uni. Nah, kalau di kampusku kelebihannya itu satu angkatan jurusannya tidak begitu banyak, paling hanya 100 orang. Bahkan sekarang satu kelasku hanya 78 orang. Kita juga lebih intim dengan dosen karena sekalas hanya sedikit orang. Lebih banyak libur juga daripada anak-anak yang kuliah di uni. Kita lebih mengarah ke skill daripada ke teori. Itu kebanyakan hochschule seperti itu sih.

Sistem ujian di kampusku atau di kampus seluruh Jerman sepertinya sama. Kita memiliki tiga kali kesempatan untuk lulus di setiap mata pelajarannya. Kalau kesempatan ketiga tidak lulus juga, baru ambil ujian lisan. Ujian lisan sangat ditakuti untuk kita orang asing. Karena perasaan tidak PD saat berbahasa Jerman itu masih ada pada kita yang orang asing. Kalau tidak lulus di ujian tulis di DO dan kalau di DO biasanya kita tidak bisa mengambil jurusan yang sama di seluruh kampus di Jerman, otomatis kita harus daftar baru lagi dengan jurusan yang baru. Tapi tergantung sih bisa jadi aturan setiap kampus berbeda. Buat aku sistem seperti ini menjadi sebuah motivasi untuk memicu aku belajar lebih giat. Kalau untuk pelaksanannyam, di jurusanku ujian dilaksanakan sebanyak dua kali jadwal setiap semesternya. Misalkan, awal Februari dan akhir Maret. Sejauh ini semua ujian dalam bentuk ujian tulis. Mungkin nanti di semester yang akan datang ada satu mata pelajaran yaitu organische chemie yang mengharuskan kita lulus praktikum/lab agar kita bisa ikut ujian tertulis.





Tinggal di Jerman

Saya tinggal di kota yang sama dengan tempat saya kuliah yaitu Darmstadt. Saya tinggal di sebuah rumah biasa bersama dengan orang Jerman yang kebetulan menyewakan satu kamar. Dengan tempat yang bisa dibilang hampir VVIP ini saya hanya mengeluarkan sekitar 160 euro per bulan untuk masalah rumah. Tipsnya untuk memilih tempat tinggal, harus tahu harga pasaran rumah di daerah tersebut. Kemudian nanti dibandingkan apakah harga studentenwohnheim lebih murah atau mahal dari private apartment.


Pengalaman Bekerja Part Time


Ya, di sini saya sudah empat kali bekerja part time. Yang pertama sempat menjadi zimmermadchen atau office girl kali ya kalau di Indonesia, di salah satu hostel. Kemudian saya sempat bekerja di Doner Laden jadi Kuchenhilfe yaitu pembantu di dapur atau asisten koki tugasnya membersihkan dapur, mencuci piring, lap piring, kadang memasak juga. Saya juga sempat menjadi pelayan toko baju. Sekarang saya menjadi Koch Assistant di salah satu fine dining restaurant di Frankfurt. Pengalaman kerja part time di sini benar-benar enak tidak seperti yang orang tua atau kebanyakan orang Indonesia pikirkan soal kerja part time. Tugas yang diberikan jauh sekali dengan gaji yang aku terima. Pekerjaanku mudah dan uang yang aku terima sangat banyak. Kalau sekarang ini, tugasku adalah benar-benar memasak makanan yang akan dihidangkan. Tidak berat sih karena saya suka masak hanya saja tanggung jawabnya besar. Mungkin juga karena sudah kebiasaan jadi merasa tidak berat. Awalnya saja terasa berat karena harus menghafal macam-macam menu dan setiap menu apa saja makanannya, dll. Di sini sistemnya pembayaran dihitung per jam. Kira-kira satu jam 9 euro,
1 euro kurang lebih 15000 rupiah. Untuk bekerja di sini aku dikasih gaji setiap awal bulan.

Tempat Ibadah

Sulit sekali buat sholat. Hanya bisa sholat di rumah atau cari tempat kosong dan sepi seperti di bawah tangga, lorong kampus, atau di dalam kelas yang sedang kosong. Hanya kampus tetangga ada yang punya ruangan khusus untuk sholat jadi biasanya saya kesitu.


Tips memilih makanan halal di Jerman


Biar aman, beli saja semua makanan di toko halal seperti toko Turki atau toko Maroko. Bisa juga membeli di supermarket Jerman tetapi harus selalu melihat bahan-bahan produk yang dibeli. Itu saja sih yang selama ini aku lakukan.



Pengalaman seru selama belajar di Jerman


Ya, ada! Saya pernah diajak menikah orang Arab. Itu sih yang menurut saya paling serem. Tapi dari semua yang sudah aku alami, tidak akan pernah terlupakan sih.

Tips atau motivasi untuk teman-teman yang ingin kuliah di Jerman!

Luruskan dulu niatmu untuk belajar ke Jerman. Ubahlah mental dan kebiasaan. Kuliah dimanapun bukanlah sesuatu yang mudah, bahkan di Indonesia juga. Jadi kalian harus tetap semangat!





http://kurkursusbahasainggrisdilhokseumawe.blogspot.co.id/2016/07/ini-dia-kursus-bahasa-inggris-di.html


Yuk, bagi kamu yang ingin kuliah ke luar negeri, agar mempersiapkan kemampuan bahasa inggris dengan baik ya


Kamis, 29 Maret 2018

Jasa Pengetikan Dokumen, Makalah, Skripsi di Lhokseumawe



Assalamualaikum.
 
Bapak/Ibu2 disini. Yang sibuk dan enggak punya waktu untuk mengetik makalah.
Saya beserta tim di Cambridge siap membantu pengetikan jasa pengetikan tugas kuliah, makalah dan tugas akhir/skripsi beserta revisinya. (Hanya pengetikan bukan membuat). 
Adapun referensi dan bahan berasal  dari bapak/Ibu.


Lama pengerjaan sesuai dengan jumlah halaman. Untuk makalah biasanya selesai dalam 5 Hari. Adapun biaya pengetikan di hitung Rp.3000 perlembar tanpa print out. 

Bahan yang akan di ketik boleh diserahkan langsung ke kantor Cambridge atau di kirim melalui Email jika berupa softcopy.
+ Menerima juga pengecekan Structure/Grammar untuk tulisan yang berbahasa Inggris seperti skripsi/Jurnal/Artikel.

http://kurkursusbahasainggrisdilhokseumawe.blogspot.co.id/2016/07/ini-dia-kursus-bahasa-inggris-di.html


Informasi selengkapnya WhatsApp
0823-6715-2233.
Terima-kasih.
Alamat.
Jalan Air Bersih teumpok Teungoh. Kota Lhokseumawe.
Dekat kantor RRI Lhokseumawe


#jasapengetikanlhokseumawe
#jasapenerjemah

Senin, 05 Februari 2018

Program Bachelor of Medicine dan Bachelor of Surgery dari University of Central Lancashire di Inggris untuk Mahasiswa Internasional.




Salah satu pilihan perguruan tinggi atau universitas yang bisa kamu jadikan tujuan untuk kuliah di Inggris adalah University of Central Lancashire atau dikenal juga sebagai UCLan. Universitas ini terletak di Preston untuk kampus utamanya dan ada juga yang terletak di Wales dan West Cumbria. Saat ini UCLan membuka program baru yang dikhususkan bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi dalam bidang atau jurusan kedokteran. Program tersebut adalah Bachelor of Medicine & Bachelor of Surgery yang disingkat MBBS. Program ini bisa diambil oleh mahasiswa internasional untuk kemudian menjalani proses kuliahnya di kampus utama UCLan. Tentunya program ini didukung adanya fasilitas yang luar biasa dari UCLan.

Pada dasarnya program MBBS ini adalah sebuah program yang nantinya akan memberikan gelar kedokteran Inggris bagi para mahasiswa internasional. Bisa jadi di negara asal para mahasiswa tersebut kesempatan yang ada tidak begitu besar dalam hal pendidikan tinggi atau juga untuk bidang kedokteran. Oleh karena itu dibuatlah program ini yang bisa dibilang sangat unik karena sangat terintegrasi dengan ilmu-ilmu biomedis serta sosial khususnya bidang pelayanan kesehatan. Pihak UCLan ingin memastikan bahwa keahlian yang dimiliki kampus dalam bidang biomedis, kedokteran gigi, farmasi, fisioterapi, keperawatan, dan berbagai profesi kesehatan lainnya benar-benar dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam penawaran program yang memberikan lingkungan multidisipliner selama proses kuliahnya.

Program MBBS ini tentu berbeda dengan program-program dari universitas lain meskipun juga bergerak atau berada dalam bidang kedokteran atau kesehatan. Program ini ditawarkan bagi para mahasiswa internasional baik itu yang menggunakan biaya sendiri maupun mendapatkan bantuan pembiayaan dari berbagai pihak. Pendekatan inovatif terhadap bidang pendidikan medis digunakan dalam program MBBS ini yang didukung oleh kurikulum mutakhir agar benar-benar menghasilkan lulusan yang luar biasa. Dalam hal kurikulum yang digunakan dalam program ini, proses desain dilakukan oleh pihak National Health Service atau NHS dengan para pasien lokal di Inggris. NHS sendiri merupakan pihak yang bertanggung jawab atas layanan kesehatan di Inggris.

Salah satu keistimewaan program MBBS ini adalah bahwa penawarannya hanya diberikan kepada mahasiswa internasional saja. Mereka nantinya akan menjalani proses kuliah dalam kelompok-kelompok kecil yang sangat suportif dan tentunya multikultural. Dalam proses kuliahnya juga tentu pada pasien dan pengguna layanan kesehatan di Inggris akan dilibatkan. Selain itu kurikulum yang digunakan tersebut juga dalam pantauan kerjasama dengan pihak United States Medical Licensing Exam atau USMLE agar bisa membantu para mahasiswa yang nantinya ingin membuka praktek di Amerika Serikat.



Daya Tarik Utama Program MBBS
Sebagai program yang dikhususkan untuk para mahasiswa internasional tentu program MBBS ini harus memiliki daya tarik yang luar biasa. Hal ini sangat diperlukan agar para mahasiswa internasional tersebut benar-benar tertarik untuk mengambil program kuliah ini di luar negara asal mereka. Beberapa hal yang termasuk dalam daya tarik dari program ini antara lain adalah:

• Kurikulum Inovatif
Sebuah kurikulum yang didesain bersama-sama oleh beberapa pihak yang memang dekat dengan dunia medis di Inggris membuat proses perkuliahan untuk program ini benar-benar menjamin hasil yang sesuai dengan kondisi di lingkungan. Pasien lokal beserta akademisi sains dengan keahlian klinis dari pihak UCLan dikemas dalam kurikulum untuk memfasilitasi pembelajaran yang bersifat interpersonal dan sangat memungkinkan transisi yang lancar untuk menuju ke praktek nantinya.

• Kelas Kuliah yang Kecil
Lingkungan kuliah yang hanya kecil sangat membantu pembelajaran guna memastikan setiap mahasiswa dalam program ini mendapatkan dukungan maksimal dari rekan-rekannya dan juga para staf pengajar. Para mahasiswa internasional dalam program ini akan mendapatkan perlakuan sebagai individu karena memang orientasi dari program ini adalah setiap peserta atau mahasiswa akan benar-benar menguasai yang diajarkan dan akan sangat berguna bagi dunia medis nantinya.

• Fasilitas yang Canggih
Pihak UCLan menjamin bahwa dalam program ini semua fasilitas yang digunakan sudah dibangun dan didesain secara khusus agar sesuai dengan kebutuhan. Human Anatomy Resource and Learning Centre adalah salah satu contoh fasilitas terbaru yang dibangun guna mendukung program ini. Selain itu ada juga sebanyak lima Clinical Skills Laboratories lengkap dengan berbagai perlengkapan pendukungnya bahkan termasuk simulator manusia guna membantu para mahasiswa menguasai berbagai keahlian klinis yang sangat diperlukan di lingkungan rumah sakit nantinya.

• Praktek Menangani Pasien
Para mahasiswa internasional dam program ini akan menjalani praktek di beberapa rumah sakit yang bahkan paling ramai di wilayah barat daya Inggris seperti Royal Blackburn Hospital dan juga Burnley General Hospital. Selain itu akan ada juga kesempatan praktek d komunitas-komunitas lokal yang memang menyediakan layanan rawat inap dan juga rawat jalan. Kemudian ada juga berbagai fasilitas medis kelas satu dan pusat pembelajaran medis yang akan menjadi lokasi praktek lainnya. Kegiatan praktek dari mahasiswa program MBBS ini diawasi oleh College of Clinical Sciences and Biomedicine UCLan yang berarti akan didukung oleh para ahli farmasi, dokter gigi, dan juga ahli biomedis serta juga perawat dan tenaga kerja kesehatan di Inggris.



• Staf Profesional
Selain didukung oleh para ahli di bidang medis, program ini juga dibantu oleh para staf dengan kaliber yang tinggi dan bisa dibilang sebagai profesional. Ahli-ahli klinis dan juga para ilmuwan termasuk dalam staf untuk program ini yang telah berkontribusi dalam menjadikan nama UCLan sebagai institusi kelas dunia. Hal ini terlihat dari peringkat UCLan di QS World University Rankings dan juga penghargaan QS Stars untuk pendekatan internasionalisasi di UCLan dan juga untuk keunggulan sistem pengajaran.

• Kesempatan Penempatan
Hal ini jelas merupakan keunggulan yang luar biasa dari program ini. Degan mengikuti program MBBS daru UCLan yang berarti menjamin bahwa nantinya para mahasiswa akan lulus dengan standar dari NHS di Inggris maka mereka akan bisa mendapatkan kesempatan yang terbuka lebar untuk penempatan di berbagai pusat layanan kesehatan atau institusi medis di sekitar kawasan Inggris dan bahkan di seluruh dunia. Hal ini berkat fakta bahwa NHS di Inggris sendiri sudah sangat dikenal di dunia.

• Pengenalan Jenjang Master
Tepat pada tahun keempat dari studi program MBBS ini mahasiswa akan mendapatkan semacam program pengenalan untuk tingkat Master. Mahasiswa bisa memilih untuk mengambil kesempatan ini atau tidak. Jika diambil maka mahasiswa akan mendapatkan peluang untuk memperluas keahlian medis dan membuka prospek atau peluang karir medis mereka lebih lebar.

• Kualifikasi Terkini
Program MBBS dari UCLan ini adalah program terbaru dan terkini sehingga jaminan kualifikasi yang nantinya akan diterapkan dalam proses studinya sudah sesuai dengan standar tertinggi saat ini di Inggris. Hal ini akan menjamin lulusan dari program ini nantinya bisa menjadi praktisi medis yang efektif, aman, dan juga berpengetahuan luas.

• Jaminan Kualitas Program
Hal terakhir yang menjadi daya tarik program MBBS ini adalah adanya jaminan kualitas. Program MBBS ini dirancang bersama dengan proses jaminan kualitas dari General Medical Council atau GMC yang memberikan penghargaan bagi kualifikasi dan perencanaan medis utama yang juga mengakui program medis tingkat sarjana. Pada akhir program para mahasiswa akan mendapat penilaian kualitas dari GMC tersebut yang tentu artinya bahwa kualitas mahasiswa yang menyelesaikan studi di program MBBS tersebut sudah terjamin dalam bidang medis.



Dengan hal-hal yang sangat menarik sebagai daya tarik dan keunggulan dari program MBBS tersebut, sudah tentu akan sangat sayang jika program ini hanya dilewatkan begitu saja. Jadi jika kamu memang berminat melanjutkan kuliah di bidang kedokteran, ambil kesempatan mengikuti program MBBS dari UCLan di Inggris untuk nantinya mendapat gelar kedokteran dengan level Inggris.

Senin, 15 Januari 2018

Japan-IMF Scholarship Program for ASIA (JISPA) – Beasiswa S2 dan S3 di Jepang untuk PNS

Menjadi pegawai pemerintahan atau PNS di Indonesia ternyata memang menawarkan banyak keuntungan yang mana salah satunya adalah beasiswa untuk bisa melanjutkan kuliah S2 atau S3 di Jepang. Pihak pemerintah Jepang melalui kerja sama dengan IMF menawarkan skema beasiswa Japan-IMF Scholarship Program for ASIA. Program yang bisa diambil mencakup kuliah S2 dan S3 dalam bidang Ekonomi Makro secara khusus dan banyak lagi bidang lain namun terkait dengan bidang tersebut di berbagai universitas yang ada di Jepang.

Program beasiswa yang satu ini memiliki jalur open track yang terbuka untuk umum. Maksudnya adalah juga bahwa universitas yang bisa dipilih tidak terbatas hanya yang memang memiliki kerja sama dengan IMF saja. Jadi intinya universitas mana saja di Jepang bisa dipilih asalkan menawarkan bidang Ekonomi Makro yang sesungguhnya menjadi fokus program ini.

Para penerima program beasiswa ini nantinya akan mendapatkan beberapa keuntungan. Biaya pendaftaran dan perkuliahan, tiket pesawat, asuransi kesehatan dan kecelakaan, uang saku beserta biaya hidup dan akomodasi, serta biaya penelitian untuk progra S3. Namun perlu diketahui juga bahwa beasiswa yang diberikan hanya 1 tahun dengan adanya evaluasi untuk lanjutan beasiswa di tahun berikutnya. Pemberian beasiswa maksimal 2 tahun untuk S2 dan 3 tahun untuk S3 asalkan memang pihak pemberi beasiswa memutuskan penerima layak mendapatkan lanjutan beasiswa lepas dari tahun pertama. Jadi perlu juga disiapkan rencana cadangan untuk biaya semisal tidak mendapatkan lanjutan beasiswa selepas dari tahun pertama.

Berikut ini adalah persyaratan umum dan wajib untuk bisa mendaftarkan diri dan mengikuti seleksi program beasiswa S2 dan S3 di Jepang untuk PNS.

• Merupakan warganegara dari salah satu negara yang telah ditentukan (termasuk Indonesia)

• Merupakan pegawai dari salah satu instansi pemerintah atau terkait berikut:

Bank Sentral, Kementerian Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan, Kementerian Perdagangan, Direktorat Jenderal Pajak, Badan Pusat Statistik, atau Lembaga Regulasi Keuangan. Program ini juga mempertimbangkan para pegawai yang bekerja di bidang pemerintahan lainnya yang memiliki dampak signifikan pada perumusan atau pelaksanaan kebijaksanaan ekonomi makro.

• Memiliki gelar pendidikan Sarjana atau setara

• Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang ditunjukkan dengan skor minimal TOEFL 550 / iBT 79-80 / IELTS 6.0

• Berkomitmen untuk memberikan kontribusi pada pembangunan di negara asal, dan bersedia kembali ke institusi tempat kerja di negara asal setelah menyelesaikan studi di Jepang

• Pelamar yang berusia di bawah 40 tahun; belum mendapatkan gelar Master dari universitas di luar negeri; memiliki pengalaman kerja minimum 2-3 tahun di sektor public lebih diprioritaskan

• Memiliki kondisi kesehatan jasmani dan mental yang baik

Kemudian selain persyaratan wajib seperti yang sudah disebutkan tadi, ada juga dokumen-dokumen yang memang dibutuhkan untuk seleksi beasiswa ini yaitu sebagai berikut:

• Formulir Aplikasi pada link berikuthttps://goo.gl/ndvBX8 

• Salinan resmi ijazah dan transkrip nilai gelar Sarjana atau Pascasarjana yang telah diambil. Salinan resmi artinya salinan dari dokumen asli dengan segel resmi yang diberikan oleh kantor administrasi universitas.

• 2 (Dua) Surat Referensi dari atasan di tempat kerja dan/atau pembimbing akademik atau profesor.

• Salinan resmi sertifikat TOEFL/IELTS (jika ada). Hasil tes TOEFL/IELTS tersebut harus merupakan tes yang diambil setelah tanggal 1 Desember 2015. Jika tidak memiliki sertifikat TOEFL/IELTS, pelamar akan diminta untuk mengikuti tes TOEFL/IELTS sebelum mendapatkan keputusan akhir pengumuman pemenang beasiswa (hanya untuk program bahasa Inggris).

• Surat penerimaan pendaftaran dari universitas yang dituju, atau salinan aplikasi pendaftaran ke universitas

• Tesis atau bentuk paper yang setara

Dalam hal persyaratan dokumen seperti yang sudah disebutkan tadi, semuanya harus dikumpulkan versi aslinya beserta versi terjemahan resmi dalam bahasa Inggris. Ketika nanti memenuhi pesyaratan maka dokumen yang sudah dikumpulkan tidak akn dikembalikan lagi. Proses pendaftarannya wajib dimulai dengan pendaftaran pada program S2 atau S3 yang diinginkan di universitas-universitas yang ada di Jepang. Kemudian selain itu kelengkapan dokumennya harus dikirimkan ke tujuan berikut ini.

Japan-IMF Scholarship Program for Asia

IMF Regional Office for Asia and the Pacific

21st Floor Fukoku-Seimei Building

2-2-2 Uchisaiwai-cho

Chiyoda-ku, Tokyo 100-0011

Japan

Informasi lebih lanjut misalkan dibutuhkan bisa didapatkan dengan menghubungi pihak penyedia beasiswa melalui email jisasis@imf.org atau langsung mengunjungi laman resminya di www.imf.org.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

MAU DI LATIH BAHASA INGGRIS SAMPAI LANCAR?

Hubungi kami Sekarang, untuk Mendapatkan kesempatan Gratis Placement Test.

Ingin Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris untuk :

1. Persiapan Masuk Kuliah/
     Universitas Favorit mu ( SMPTN )

2. Persiapan Beasiswa Ke luar
     negeri.

3. Persiapan mengikuti test TOEFL/
    IELTS.

4. Persiapan Wawancara Kerja.

   DLL

Kelas Baru di buka setiap hari Senin.
Dilatih oleh instruktur Profesional, satu-satu nya kursus Bahasa Inggris di LHOKSEUMAWE yang memberikan jaminan sampai Lancar.

Lavinia Disa: Luruskan Niat dan Jangan Patah Semangat untuk Kuliah di New Zealand

Lavinia Disa: Luruskan Niat dan Jangan Patah Semangat untuk Kuliah di New Zealand

Lavinia Disa Winona Araminta merupakan salah satu mahasiswa asal Indonesia yang berkuliah di New Zealand tepatnya di The University of Auckland. Perempuan yang akrab disapa dengan nama Disa ini menempuh pendidikan Master of Arts in Applied Linguistics. Kuliah di negeri orang membuat Disa mendapatkan begitu banyak pengalaman berharga. Berikut ini Disa membagikan kisahnya kuliah di New Zealand.

Halo, nama saya Lavinia Disa Winona Araminta asal dari Semarang dan tinggal di Depok saat di Indonesia. Saat ini saya kuliah di The University of Auckland, New Zealand mengambil Master of Arts in Applied Linguistics sejak Juli 2015.

Awalnya, kenapa saya bisa kuliah di NZ, karena saya pertama mendengar informasi soal S2 di NZ saat perwakilan kedutaan NZ di Indonesia datang ke kampus S1 saya, Universitas Indonesia, untuk presentasi soal pendidikan di NZ. Saya mulai tertarik dan setelah riset sana-sini saya semakin yakin untuk melanjutkan S2 ke NZ. Apalagi saat menulis skripsi saya banyak mengutip buku dan artikel seorang professor di sini. Ini adalah salah satu alasan mengapa saya memilih untuk berkuliah di Auckland.

Di NZ saya kuliah MA in Applied Lingusitics dekat dengan TESOL atau pelajaran Bahasa Inggris tetapi lebih luas. Misalnya, bagaimana peneliti mengutip karya orang lain di penelitian mereka, kesulitan non-native speakers dalam menggunakan Bahasa Inggris, dan bagaimana otak pembelajar mengingat kosa kata dalam Bahasa Inggris.

Fasilitas kampus

Sangat lengkap dan mendukung. Sebagai mahasiswa postgraduate, saya mendapat akses khusus ke Arts Postgraduate Lab. Di setiap lab biasanya selain komputer dan printer ada pantry kecil dimana mahasiswa bisa makan, memanaskan makanan dengan microwave atau membuat kopi. Selain itu karena saya tinggal di akomodasi kampus, saya mendapat akses internet gratis dan free membership untuk berolahraga di UoA Sports and Recreation Centre. Kampus saya terkadang menyelenggarakan acara refreshing untuk mahasiswanya seperti mengunjungi tempat-tempat wisata di sekitar Auckland dengan harga terjangkau yang sudah mencakup transportasi, tiket masuk, dan makan siang. 

Karakter dosen dan tips kegiatan belajar mengajar

Mereka sangat detail saat mengajar. Poin-poin yang saya anggap tidak terlalu penting dibahas dalam diskusi di kelas dan ternyata sangat berguna karena saya terkadang mengabaikan detail-detail seperti itu. Tugas yang diberikan sebetulnya tidak sulit karena berupa essaykritis tapi standar penilaian mereka cukup tinggi. Apalagi untuk anak Arts atau Social Sciences lainnya, mendapat nilai A itu tidak mudah. Dekat dengan dosen sangat mudah karena mereka terbuka dengan kita. Tinggal email mereka jika ingin bertemu dan berdiskusi. Tetapi dekat dengan dosen tidak menjamin nilai bisa bagus. Kualitas tugas kita yang menentukan. Yang perlu dilakukan adalah mendengarkan apa yang dosen terangkan di kelas, selalu baca materi yang diminta, proaktif bertanya, dan mengerjakan tugas jauh-jauh hari supaya punya banyak waktu untuk mengoreksi, menambahkan, dan menajamkan analisis dalam essay kita. 

Kegiatan di luar perkuliahan

Semester lalu sampai sekarang saya bergabung di UoA Glee Club karena saya memang suka menyanyi dan seni pertunjukkan in general. Kegiatannya ada pertunjukkan tahunan setiap bulan Oktober, latihan regular, menyanyi di panti jompo untuk program sosial kami, dan memenuhi undangan tampil. Desember lalu, 8 orang dari kami diundang tampil menyanyi di Attitude Awards, penghargaan untuk kaum difabel berprestasi di Auckland, yang disiarkan di TV nasional. Saya juga membantu Himpunan Umat Muslim Indonesia Auckland saat Islam Open Day 2015. Semester ini, selain Glee Club, saya bekerja paruh waktu sebagai Student Ambassador di kampus dan bergabung di PPI Auckland dalam Divisi Seni dan Budaya. April nanti PPI dan komunitas IDNZ akan menyelenggarakan acara budaya tahunan bernama Auckland Indonesia Festival. Selebihnya, saya hanya volunteer di Pop Up Globe Theater dan menghadiri acaranetworking di fakultas.

Buku dan keperluan belajar

Di kampus ada UBS yang menyediakan semua buku teks dengan harga murah. Saya juga dapat meminjam dari perpus kampus atau mendapatkan e-book karena akses dari kampus ke berbagai jurnal cukup lengkap sehingga saya jarang membeli buku. 

Tempat tinggal di New Zealand

Saya tinggal di akomodasi kampus bernama Carlaw Park Student Village di Parnell, 15 menit jalan kaki dari kampus, bersama satu mahasiswa dari India dan satu dari Malaysia. Biayanya 228 NZD per minggu sudah all in, koneksi internet kampus, free membershipuntuk UoA Sports and Recreation Centre, dan fasilitas seperti music room, student room, common lounge, reception. Mahasiswa Indonesia biasanya sewa flat bersama di sekitar kampus.

Teman Dekat

Teman dekat asal NZ saya adalah anak-anak Glee Club. Mereka sangat supel dan welcome. Saya sempat jiper karena saya muslimah dan berjilbab sementara mereka bukan muslim (ada satu laki-laki muslim dari Mesir) tapi mereka sama sekali tidak mempertanyakan dan mendiskriminasi. Mungkin karena memang basis klub ini adalah musik sehingga sangat welcome terhadap siapapun.

Culture Shock

Sempat selama dua minggu bulan kedua di sini. Saya curhat ke teman Indonesia yang kuliah di Sydney yang mengalami hal yang sama. Saya sampai menangis sesenggukkan satu malam. Lalu saya baca artikel dan menonton video di YouTube tentang cara menghadapi culture shock. Ternyata yang saya hadapi bukan shock tapi lebih ke kangen keluarga di rumah. Cara mengatasinya adalah dengan menyibukkan diri dengan kuliah dan ikut kegiatan di luar kuliah. Dengan berkenalan dengan banyak orang dan mengunjungi tempat baru, lama-lama saya lupa dengan kangen sebelumnya.

Islam di New Zealand

Masjid tersedia di sini. Mushola di kampus UoA dan AUT juga ada tapi di tempat umum seperti mall dan restoran tidak ada muslim prayer space sehingga harus bisa menakar waktu dan sholat di rumah atau kosan teman.

Tempat favorit

Saya suka mengeksplor tempat-tempat yang belum saya kunjungi. Biasanya jauh-jauh hari saya memesan tiket bus promo yang hanya seharga $1 untuk pergi ke alam terbuka seperti Cathedral Cove dan Waiheke Island atau kota lain seperti Hamilton. Saya juga selalu menyempatkan menonton teater musical di sini yang jarang bisa saya tonton secara langsung di Indonesia seperti “The Phantom of the Opera”. Hal lain saat waktu luang adalah pergi ke Central City Library dan meminjam banyak buku. Saat libur panjang musim panas, perpus biasanya mengadakan Great Summer Read. Tahun ini saya ikut tantangan membacanya dan memenangkan tiket masuk untuk dua orang ke Auckland Zoo Open Lates.

Tentang Beasiswa LPDP

Ya, saya adalah penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Ini saya copy dari materi yang saya sampaikan ke komunitas pemburu beasiswa : Desember 2014, saya sudah lolos berkas beasiswa ini dan maju ke tahap wawancara. Namun saat itu saya tidak lolos. Januari 2015, beasiswa ini membuka seleksi lagi untuk gelombang pertama di tahun 2015. Saya ulangi lagi aplikasi saya mulai dari isi formulir, melampirkan ijazah (minimal IPK 3.0), melampirkan nilai IELTS (minimal overall 6.5 untuk studi di luar negeri), menulis 3 essay(sukses terbesar, kontribusi untuk Indonesia, dan rencana studi), surat rekomendasi (saya minta dosen sekaligus atasan saya karena kebetulan saya asisten dosen dan peneliti di FIB UI) dan surat izin belajar dari instansi (kalau sudah bekerja). Perbedaan aplikasi saat Desember 2014 dan Januari 2015 adalah sebelumnya saya belum mendapat Letter of Acceptance (baru turun H+1 wawancara LPDP) dan saya lampirkan di aplikasi 2015. Setelah lolos screening berkas, saya mendapat panggilan wawancara di bulan Februari 2015. Lokasinya di STAN, Bintaro untuk wilayah Jakarta. Di hari pertama, saya mengikuti Leaderless Group Discussion dimana saya dan kandidat lain dimasukkan dalam satu grup dan diminta membahas satu isu sosial selama 45 menit tanpa dikomandoi penilai. Artinya kami menentukan sendiri siapa yang jadi moderator dan peran-peran lainnya (diminta untuk menyampaikan pendapat dari perspektif pemerintah, NGO, akademisi, dll). Saat itu saya ditunjuk sekaligus menawarkan diri menjadi notulen dan topik diskusi adalah pesawat LCC. Hari berikutnya, saya menghadiri wawancara individu dengan 3 panelis. Pertanyaan yang diajukan seputar apa jurusan yang diambil, kampusnya dimana, mengapa ambil di sana (pertanyaan mengapa ini sering keluar jadi jawablah dengan jujur tapi diplomatis. Know the why sebelum mendaftar beasiswa), mengapa S2, mengapa di luar negeri, ingin riset tentang apa nanti, pengalaman organisasi hingga kondisi keluarga. Maret 2015 saya mendapat pengumuman kalau lolos beasiswa. Untuk beasiswa LPDP, tahapnya tidak sampai sini saja karena harus menghadiri PK (Persiapan Keberangkatan) selama seminggu untuk dibekali materi kepemimpinan, motivasi, dan teknis pencairan beasiswa. Oh ya, kalau mau tahu lebih lanjut soal beasiswa ini, teman-teman bisa baca-baca blog PK angkatan saya www.suryanara.org karena ada banyak sharing dari penerima LPDP angkatan saya. 

Lifestyle in NZ

Karena bukan negara mayoritas muslim, gaya hidup yang berbeda adalah setiap Jumat mahasiswa atau muda-mudi biasanya berpesta sampai mabuk. Mantan flatmate saya dulu seorang mahasiswa lelaki yang tukang pesta dan mabuk. Karena tidak nyaman, saya pindah ke flat lain. Di sini pernikahan sesama jenis dilegalkan tapi gerakan LGBT paling hanya muncul selama Pride Week menjelang Valentine’s Day. Gaya hidup yang baik dicontoh adalah keteraturan saat menyeberang dan mengantri dan penumpang selalu mengucapkan terima kasih setiap turun dari bus kota.

Motivasi buat teman-teman Indonesia

Riset sebelum berkuliah dimanapun itu supaya mendapat gambaran jelas tentang negara dan program studi yang akan diambil. Luruskan niat. Jangan patah semangat jika belum berhasil di salah satu proses aplikasi. Selandia Baru adalah negara yang aman dan makmur dan kalian tidak akan menyesal memilih negara ini sebagai tujuan studi. 

Reporter: Adelina Mayang.

Minggu, 17 Desember 2017

MUHAMMAD GILANG RAMADHAN: 3 Tips Rahasia Sukses Kuliah di Jepang Pakai LPDP!





Nama saya Muhammad Gilang Ramadhan atau biasa dipanggil Agil asal dari Bandung. Sekarang sedang menempuh studi Master di program Life Science Innovation,  University of Tsukuba, Jepang dengan dengan konsentrasi di bidang Food Innovation. Program ini merupakan salah satu international program di University of Tsukuba sehingga bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggis. Dalam studi Master ini saya menggunakan beasiswa LPDP.


Why Japan?


Pada saat kuliah S1 di Unpad saya beberapa kali diberi kesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan nasional maupun internasional. Dari kegiatan-kegiatan itulah saya sedikit banyak mendapat pengalaman sekaligus pemahaman bahwa apa yang saya ketahui tentang bidang saya pada saat itu masih sangat sedikit sedangkan tantangannya sangat banyak. Maka dari itulah saya berharap bahwa dengan berkuliah di luar negeri saya bisa mendapatkan banyak insight dengan sudut pandang yang berbeda-beda tentang bidang keilmuan saya mengingat kesempatan saya untuk berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara pun terbuka lebar. Hal kedua yang memotivasi saya untuk berkuliah di luar negeri adalah kesempatan saya untuk dapat mempelajari nilai-nilai kehidupan yang mungkin akan lebih banyak saya dapatkan ketika saya berada di luar zona nyaman saya (Indonesia).


Lantas kenapa memilih Jepang?


Seperti apa yang telah saya sebutkan sebelumnya bahwa saya ingin memperluas wawasan di bidang yang sedang saya geluti sekarang, Jepang merupakan negara yang memiliki komitmen yang kuat dalam dunia pendidikan dan penelitian selain itu program yang saat ini saya ambil menawarkan kurikulum yang sangat cocok dengan apa yang saya inginkan.


Tentang perkuliahan


Life Science Innovation Program merupakan Integrated Program yang menghubungkan 4 fokus bidang studi yang berbeda yaitu Disease Mechanism, Drug Discovery, Food Innovation and Environmental Management. Sesuai dengan namanya, program ini diharapkan dapat menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang dapat membantu menghasilkan solusi terhadap masalah-masalah yang muncul di masyarakat melalui pendekatan inovatif lintas disiplin ilmu. Oleh karena itu meskipun saya mengambil fokus bidang studi di Food Innovation, namun mata kuliah yang saya pelajari tidak terpaku di bidang food saja namun juga terkait dengan aplikasinya di bidang kesehatan dan bagaimana dampaknya terhadap lingkungan.


Sistem perkuliahan disini sejujurnya tidak jauh berbeda dengan di Indonesia baik itu suasana belajar di kelas maupun ujiannya. Mungkin yang membedakan dengan di Indonesia terletak di porsi risetnya. Di sini porsi riset lebih banyak dibandingkan dengan kuliahnya. Sebagai contoh dalam satu minggu saya bisa saja hanya memiliki 3 kelas namun bukan berarti saya bisa pulang setelah kelas berakhir. Saya masih harus menghabiskan waktu saya di student room/ laboratorium minimal 8 jam dalam sehari.


Lingkungan kampus


Karena University of Tsukuba merupakan universitas ke-2 yang memiliki jumlah mahasiswa asing terbanyak di Jepang maka lingkungan kampusnya pun lebih terasa “Internasional” meskipun tetap saja untuk berinteraksi dengan warga lokal kita sebisa mungkin dituntut untuk mengerti bahasa Jepang. Fasilitas yang tersedia dikampus sangat beragam mulai dari fasilitas akademik sampai fasilitas olahraga. Beberapa fasilitas kampus yang sering saya pakai adalah “dormitory community center” yang biasa kita (PPI) pakai untuk acara gathering, seminar room di perpustakaan untuk siaran radio PPI Jepang dan barbeque space untuk kegiatan barbeque party.


Pergaulan dan berbaur dengan teman


Berbaur dengan teman-teman dari negara lain bukan merupakan hal yang terlalu sulit bagi saya pribadi asalkan kita tahu bagaimana cara kita melakukan approaching terhadap mereka. Saya sekarang masuk di laboratorium yang 90% mahasiswanya merupakan mahasiswa asing dan sisanya adalah mahasiswa Jepang. Sejauh ini kita bisa bergaul dengan akrab namun tetap dengan batasan-batasan yang ada mengingat karakternya berbeda-beda, intinya terletak di bagaimana kita bisa memahami karakter mereka. Mungkin yang menjadi sedikit tantangan adalah bagaimana berhubungan dengan mahasiswa Jepang itu sendiri mengingat mereka cenderung lebih tertutup dibandingkan dengan mahasiswa dari negara lain.




PPI Ibaraki Jepang
Hobi dan keseruan lainnya


Bernyanyi merupakan salah satu hobi saya maka dari itu kenapa di Instagram saya banyak sekali cover lagu-lagu. Dengan kegiatan sesimpel itu setidaknya bisa menjadi stress release setelah berjibaku dengan tugas-tugas kuliah dan penelitian-penelitian yang ada.


Salah satu cover lagu mas Gilang: https://www.instagram.com/p/BZD2xQVlkNk/?taken-by=agylagyl


Sejauh ini saya mengekspresikan kegiatan bernyanyi saya di media sosial, kegiatan-kegiatan gathering PPI dan acara laboratorium. Agak sedikit berbeda di tahun ini, saya diberi kesempatan untuk tampil bersama teman saya di acara final Indonesian Talent Show di Kobe serta diajak berkolaborasi oleh salah satu mahasiswa Chiba untuk mengeluarkan single yang alhamdulillah sudah beredar di beberapa platform online seperti iTunes, Google Play, Amazon, dll.


Tentang piagam penghargaan


Piagam itu saya dapatkan ketika saya mengikuti acara Society Chemical Engineers Japan Meeting di Nagoya. Kegiatan tersebut merupakan konferensi tahunan yang diadakan oleh society tersebut. Saya mendapatkan penghargaan itu untuk kategori best poster presentation. Sejujurnya ini diluar ekspektasi saya pribadi mengingat ini adalah kali pertama saya menjadi peserta untuk kegiatan poster presentation dan harus bersanding dengan para peserta yang menurut saya sangat luar biasa dalam riset mereka. Terkait hal itu, yang saya lakukan pada saat itu hanya sebatas bagaimana saya bisa memaksimalkan usaha saya untuk mempresentasikan riset yang telah dikerjakan sehingga orang yang melihat presentasi saya mengerti akan riset yang saya lakukan.


Mengisi waktu luang


Kegiatan yang saya lakukan di hari libur bisa sangat beragam dimulai dari hanya berdiam diri seharian di kamar, kumpul-kumpul bareng anak-anak Indonesia lainnya, atau jalan-jalan. Tapi yang paling sering mungkin kumpul bareng anak-anak Indonesia lainnya sekedar masak-masak atau makan-makan. Lagi-lagi ini merupakan cara kami untuk sejenak melupakan penat yang ada. Kalau untuk jalan-jalan saya pernah mengunjungi beberapa tempat seperti Tokyo, Yokohama, Osaka, Kyoto, Nara, Kobe, Nagoya, Shirakawa-go, Nikko, Hakone dll. Namun yang paling sering tentunya Tokyo karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Tsukuba (45 menit menggunakan kereta).

....





3 Tips Penting!


Tipsnya sebenarnya sederhana, pertama cari tahu kenapa kamu harus melanjutkan studi di Jepang terkait apa yang ingin kamu peroleh dan seberapa besar dampak ke depan untuk karir kamu. Kedua persiapkan diri sesuai dengan apa yang universitas kamu inginkan. Ketiga terus berusaha ketika gagal karena saya sendiri pun butuh beberapa kali terjatuh hingga akhirnya saya ada disini sekarang. Terakhir jangan lupa untuk berdoa dan meminta doa dari kedua orang tua dan orang-orang terdekat.

Les untuk SD di Lhokseumawe

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Itu Penting? Di era global saat ini, kemampuan berbahasa Inggris bukan lagi sekadar nilai tambah, tetapi tela...