Satu-satunya kursus Bahasa Inggris Terbaik dan Tercepat di Lhokseumawe Yang Memberikan Jaminan Sampai Lancar
Jumat, 29 Desember 2023
Senin, 11 Desember 2023
Program Beasiswa Fulbright Master's dan Doctoral Degree telah dibuka.
📣Pendaftaran untuk program beasiswa Fulbright Master's dan Doctoral Degree telah dibuka.
NEW: Aplikan sekarang bisa mendaftar secara daring di laman AMINEF www.aminef.or.id untuk peluang memperluas wawasan dan pengetahuan dengan studi di 🇺🇲.
Tautan untuk mendaftar Fulbright Master's Degree: https://rebrand.ly/Fulbright-MA
Tautan untuk mendaftar Fulbright Doctoral Degree: https://rebrand.ly/Fulbright-PhD
Tenggat waktu pendaftaran: 15 Februari, 2024.
Yuk Belajar Bahasa Inggris di Cambridge,
Untuk Informasi Program & Pendaftaran Hubungi whatsapp 0852.4571.1161.
Kursus Bahasa Inggris dan Bimbingan Belajar terbaik di Lhokseumawe, program kursus bisa sesuai kebutuhan, Bisa sesuai kan jadwal, bisa privat/grup, untuk dewasa, Mahasiswa dan karyawan.
.
#Les_Bahasa_inggris_di_Lhokseumawe
#kursus_Bahasa_inggris_di_Lhokseumawe
#Privat #Grup #speaking #matematika #bacatulis #Mahasiswa_Lhokseumawe #leskomputer #Mahasiswa_aceh #acehutara #bimbelaceh
#percakapan #kelas_Dewasa #kelas_Karyawan #Kelas_SD #Mahasiswa_lhokseumawe
#SMP #SMA #TOEFL #IELTS #kampus
#Alamat_Kursus_Les_Bahasa_Inggris_di_Lhokseumawe_Cambridge_School_Lhokseumawe
Kamis, 26 Oktober 2023
100 kosakata bahasa Inggris tentang lingkungan
Berikut adalah 100 kosakata bahasa Inggris tentang lingkungan, termasuk kata benda, kata keterangan, dan kata kerja beserta artinya:
Kata Benda (Nouns):
1. Environment - Lingkungan
2. Ecosystem - Ekosistem
3. Wildlife - Satwa liar
4. Pollution - Pencemaran
5. Conservation - Konservasi
6. Sustainability - Keberlanjutan
7. Climate - Iklim
8. Recycling - Daur ulang
9. Habitat - Habitat
10. Biodiversity - Keanekaragaman hayati
11. Ozone - Ozon
12. Renewable energy - Energi terbarukan
13. Greenhouse gas - Gas rumah kaca
14. Deforestation - Penggundulan hutan
15. Extinction - Punahnya spesies
16. Smog - Kabut asap
17. Landfill - Tempat pembuangan sampah
18. Conservationist - Ahli konservasi
19. Solar panel - Panel surya
20. Wind turbine - Turbin angin
21. Pollution control - Pengendalian pencemaran
22. Breeze - Angin sepoi-sepoi
23. Sustainability - Keberlanjutan
24. Global warming - Pemanasan global
25. Carbon footprint - Jejak karbon
26. Erosion - Erosi
27. Non-renewable resources - Sumber daya tak terbarukan
28. Rainforest - Hutan hujan
29. Wetland - Kawasan basah
30. Conservation area - Kawasan konservasi
31. Natural resources - Sumber daya alam
32. Ecological balance - Keseimbangan ekologi
33. Ecologist - Ahli ekologi
34. Recyclable materials - Bahan daur ulang
35. Pollutant - Pencemar
36. Carbon dioxide - Karbon dioksida
37. Marine life - Kehidupan laut
38. Sustainable development - Pembangunan berkelanjutan
39. Water conservation - Konservasi air
40. Environmentalist - Aktivis lingkungan
41. Green technology - Teknologi hijau
42. Conservation program - Program konservasi
43. Air quality - Kualitas udara
44. Fossil fuels - Bahan bakar fosil
45. Endangered species - Spesies terancam punah
46. Acid rain - Hujan asam
47. Carbon emissions - Emisi karbon
48. Renewable resources - Sumber daya terbarukan
49. Wildlife sanctuary - Suaka satwa liar
50. Oil spill - Tumpahan minyak
Kata Keterangan (Adverbs):
1. Environmentally - Secara lingkungan
2. Sustainably - Secara berkelanjutan
3. Responsibly - Secara bertanggung jawab
4. Ecologically - Secara ekologi
5. Naturally - Secara alami
6. Carefully - Dengan hati-hati
7. Gradually - Secara bertahap
8. Effectively - Secara efektif
9. Consciously - Dengan kesadaran
10. Actively - Secara aktif
Kata Kerja (Verbs):
1. Protect - Melindungi
2. Conserve - Mengkonservasi
3. Recycle - Mendaur ulang
4. Preserve - Melestarikan
5. Reduce - Mengurangi
6. Reuse - Menggunakan kembali
7. Plant - Menanam
8. Clean - Membersihkan
9. Advocate - Mengadvokasi
10. Support - Mendukung
11. Pollute - Mencemari
12. Reduce emissions - Mengurangi emisi
13. Restore - Memulihkan
14. Monitor - Memantau
15. Combat - Memerangi
16. Promote - Mempromosikan
17. Educate - Mengedukasi
18. Adapt - Beradaptasi
19. Protect habitats - Melindungi habitat
20. Combat deforestation - Memerangi penggundulan hutan
21. Preserve biodiversity - Melestarikan keanekaragaman hayati
22. Clean up - Membersihkan
23. Support conservation efforts - Mendukung upaya konservasi
24. Promote sustainability - Mempromosikan keberlanjutan
25. Reduce waste - Mengurangi limbah
Minggu, 08 Oktober 2023
Program Persiapan Studi Lanjut S2 dan S3 Telah Dibuka.
Program Persiapan Studi Lanjut atau yang kemudian disingkat menjadi PPSL merupakan salah satu program penunjang calon pendaftar Beasiswa pada jenjang S2 dan S3 untuk tujuan studi Luar Negeri. Program ini merupakan program non gelar yang banyak ditunggu oleh calon penerima Beasiswa Indonesia Bangkit.
.
Sebelumnya pada program PPSL S2 dan S3 di tahun 2022 ratusan peserta mendapatkan hasil belajar yang sangat signifikan dan menunjang, sehingga banyak diantaranya saat ini telah mendapatkan beasiswa atau mendapat LoA dari perguruan tinggi di dunia. Melanjutkan keberhasilan program Beasiswa Indonesia Bangkit pada tahun 2023 melaksanakan dua jenis program PPSL.
PPSL S1 dan S2 Blended Learning: program beasiswa ini sedang dalam tahap seleksi dan akan segera diumumkan. Program ini diharapkan dapat membantu para calon pendaftar beasiswa S1 dan S2 dalam memenuhi kualifikasi persyaratan pendaftaran, lulus dalam setiap tahapan seleksi, mudah beradaptasi di lingkungan kampus dan sukses dalam studi di perguruan tinggi tujuan.
.
PPSL S2 dan S3 yang akan dilaksanakan secara luring atau offline. Program beasiswa ini sedang dibuka dan akan ditutup pada 31 Oktober 2023.
Calon pendaftar yang dapat mendaftarkan diri pada program ini adalah mereka yang akan mendaftar pada jenjang S2 untuk PPSL S2 dan akan mendaftar pada jenjang S3 untuk PPSL S3 di perguruan tinggi di luar negeri. Peserta dapat memilih kompetensi bahasa yang sesuai dengan yang dipersyaratkan pada perguruan tinggi rencana tujuan studi. Seperti untuk perguruan tinggi yang berbahasa Arab, peserta dapat memilih program PPSL dengan peningkatan kemampuan bahasa Arab, begitu juga untuk tujuan negara berbahasa Inggris.
.
Selain mendapat pembelajaran terkait persiapan studi, penerima beasiswa akan mendapatkan kesempatan tes kemampuan bahasa di akhir masa program. Sehingga harapannya, sertifikat bahasa tersebut dapat langsung digunakan untuk mencari beasiswa dan LoA Unconditional di perguruan tinggi di dunia.
.
Menarik bukan? Daftarkan dirimu sekarang!
Informasi lebih lanjut terkait beasiswa PPSL S2 dan S3 dapat dilihat : Disini
https://beasiswa.kemenag.go.id/program-persiapan-studi-lanjut-ppsl-luring/
Yuk Belajar Bahasa Inggris di Cambridge,
Untuk Informasi Program & Pendaftaran Hubungi whatsapp 0852.4571.1161.
Kursus Bahasa Inggris dan Bimbingan Belajar terbaik di Lhokseumawe, program kursus bisa sesuai kebutuhan, Bisa sesuai kan jadwal, bisa privat/grup, untuk dewasa, Mahasiswa dan karyawan.
.
#Les_Bahasa_inggris_di_Lhokseumawe
#kursus_Bahasa_inggris_di_Lhokseumawe
#Privat #Grup #speaking #matematika #bacatulis #Mahasiswa_Lhokseumawe #leskomputer #Mahasiswa_aceh #acehutara #bimbelaceh
#percakapan #kelas_Dewasa #kelas_Karyawan #Kelas_SD #Mahasiswa_lhokseumawe
#SMP #SMA #TOEFL #IELTS #kampus
#Alamat_Kursus_Les_Bahasa_Inggris_di_Lhokseumawe_Cambridge_School_Lhokseumawe
Sabtu, 09 September 2023
Kamis, 31 Agustus 2023
Rabu, 30 Agustus 2023
Perjuangan Miftakul Munir, Pemenang LPDP Awards 2023 Bidang Riset dan Paten
Perjuangan Miftakul Munir, pemenang LPDP Awards 2023 bidang riset dan paten ini cukup panjang. Bersama timnya di BRIN, Munir membuat metode semi otomatis pembuat kapsul yang mengandung radioisotop iodium-131 (I-131) untuk obat kanker tiroid dan hipertiroid. Apa itu?
"Obat kanker tiroid dan penyakit hipertiroid di dunia ini sudah banyak menggunakan radioisotop I-131 dengan dua jenis sediaan," demikian jelas Munir
Dua jenis obat itu ada yang jenisnya larutan yang diminum biasa, kemudian juga ada jenis kapsul.
"Yang kapsul rasanya lebih enak karena tidak terasa pahit," imbuh Munir.
Dilansir dari laman NHS UK, Iodine-131 (juga dikenal sebagai I-131 atau radio-iodine) adalah bentuk radioaktif dari yodium yang biasa terkandung dalam makanan. I-131 digunakan untuk mengobati kelenjar tiroid pada pasien dengan kelenjar tiroid yang terlalu aktif atau kanker tiroid. Caranya diberikan sebagai kapsul kecil yang diminum dengan air.
Dasar cara kerja obat I-131 ini seperti ini, kelenjar tiroid mengkonsentrasikan yodium dari darah dan menyimpannya di sana sampai digunakan oleh kelenjar untuk membuat hormon tiroid.
Jika kapsul I-131 diberikan, radiasi yang dipancarkan yodium akan menghancurkan sel-sel di sekitarnya. Obat ini sering digunakan untuk menghancurkan sisa jaringan tiroid atau endapan mikroskopis kanker tiroid setelah operasi kelenjar tiroid. I-131 juga dapat digunakan untuk mengobati kanker tiroid yang telah kembali.
Selama ini, obat kapsul I-131 untuk kanker tiroid dan penyakit hipotiroid diimpor dari luar negeri. Belum ada produksi obat kapsul I-131 di dalam negeri. Hal ini karena belum ada metode pembuatan otomatis kapsul I-131 yang aman. Bila kapsul itu dibuat secara manual, risiko kontaminasi radioaktif sangat tinggi sehingga membahayakan bagi pembuat/produsen kapsul.
Untuk pembuatan obat radioisotop ini ada 2 potensi bahaya. Pertama bahaya kontaminasi, bila terciprat ke baju atau ke badan, harus dicuci bersih. Bahaya kedua adalah radiasi, di mana radiasinya akan memancarkan energi yang bisa merusak sel.
Maka, Munir bersama timnya di Pusat Riset Teknologi Radioisotop Radiofarmaka dan Biodosimetri, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan metode semi otomatis untuk membuat kapsul I-131 itu sejak tahun 2022, sedangkan formulanya telah dikembangkan tahun 2017 lalu.
"Metode ini meningkatkan aspek keamanan, keselamatan, diharapkan memenuhi persyaratan Badan POM. Ini metodenya seperti fasilitas minisel, boks tapi gede, dan pakai tangan robot. Kita mengendalikan kerjaan di dalam sel pakai tangan robot dari luar. Dengan demikian aman karena di dalam bahan minisel, pekerjanya tidak akan terpapar radiasi. Kebersihan bisa diatur," jelas dia.
Idealnya pembuatan obat ini, menurut Munir, menggunakan sistem otomatis penuh, namun sampai sekarang baru metode semi otomatis yang bisa diriset dan dikembangkan. Tantangannya juga masih banyak.
"Sampai saat ini masih terus berkembang, learning by doing. Tantangannya, kapsul kan kecil ya, kalau pakai tangan robot bisa hancur. Nah ini perlu sistem vakum untuk memindahkan, menutup dan membuka kapsulnya," jelas dia.
Diakuinya, jalan untuk mendapatkan sertifikasi aman Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk alat pembuatan obat I-131 ini masih panjang. Bila sudah mendapatkan sertifikasi BPOM, pihak BRIN harus menggandeng dunia usaha untuk mengembangkan produksi obat ini.
Pria alumni Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menjadi penanggung jawab dalam riset ini, namun dia menegaskan ini bukan kerja dirinya seorang melainkan kerja tim. Hanya saja, karena dia adalah alumni dari LPDP sehingga memutuskan untuk ikut berkompetisi dalam LPDP Awards yang digelar pada Juli 2023 lalu.
"Saya pertama menominasikan diri saya sendiri untuk daftar, ada sekitar 7 kategori. Dari tiap kategori ada 3 finalis, dari 3 finalis ini diminta video soal deskripsi penelitian yang di-submit di Mata Garuda Network, platform resmi untuk para alumni LPDP. Dari situ, di-voting atau dipilih oleh para alumni LPDP yang terdaftar di situ, kemudian divoting lagi sama juri LPDP," jelas dia.
2 Tahunan Selesaikan S2 Riset dengan Beasiswa LPDP Saat Awal COVID
Munir menceritakan awal dirinya menerima beasiswa S2, sudah menjadi peneliti di Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) yang kini menjadi BRIN. Dia pun melamar ke berbagai universitas dengan fokus riset farmasi terutama aplikasi radioisotop untuk kesehatan atau seputar nanomedicine. Proposal risetnya diterima oleh profesor farmasi di Queen's University Belfast, Irlandia Utara.
"Ada beberapa alasan, saya ingin meningkatkan bahasa Inggris saya yang sangat kurang. Kedua, kebetulan tertarik dengan tema penelitian nanomedicine, kemudian tertarik dengan profesornya. Profesornya punya perusahaan. Di Inggris banyak profesor yang punya start up, seperti profesor yang menciptakan vaksin covid Astra Zeneca. Para profesor itu punya startup yang dibawahi kampus dan di-support kampus," paparnya menjelaskan mengapa dia memilih kampus tujuan S2-nya.
Memulai kuliah pada 2019, sempat terhalang force majeur karena pandemi COVID pada awal 2020. Munir yang ke Irlandia Utara seorang diri, meninggalkan anak-istri di Indonesia, sempat kena lockdown.
"Dua-tiga bulan saat awal COVID, benar-benar nggak ada kegiatan sama sekali. S2 saya kan tanpa kuliah, full riset. Kampus tutup, lab tutup, yang buka hanya toko-toko esensial bahan makanan atau obat-obatan. Selama 3 bulan saya nggak bisa kerjakan riset sama sekali. Akhirnya profesor saya minta review paper untuk dijadikan tulisan ilmiah yang akan bisa dipublikasi. Akhirnya selama 3 bulan itu, Alhamdulillah dapat 1 paper," jelasnya.
Setelah 3 bulan pandemi COVID, kampusnya perlahan mulai membuka fasilitas riset. Meski harus dites COVID tiap minggu-gratis dan difasilitasi kampus- sebelum masuk ke fasilitas riset.
Gara-gara pandemi pula, target S2-nya yang seharusnya 2 tahun jadi molor 2 tahun 4 bulan. Pihak LPDP pun menoleransi kondisi force majeur itu dengan memberikan perpanjangan 1 semester. Usai menyelesaikan S2-nya dan pulang kembali ke Indonesia pada awal 2022 lalu, Munir kembali melanjutkan penelitian ini dan berkiprah di BRIN.
"Mungkin salah satu tolok ukur kemajuan satu bangsa bangsa itu cinta ilmu pengetahuan dan inovasi, tuntutlah ilmu sebanyak mungkin, sebisa mungkin diaplikasikan di manapun, di instansi tempat bekerja, di masyarakat sehingga bisa menjadi kontributor dalam kemajuan bangsa kita," demikian pesan Munir yang punya keinginan meneruskan pendidikan ke jenjang S3 di luar negeri ini.
Langganan:
Postingan (Atom)
Les untuk SD di Lhokseumawe
Mengapa Belajar Bahasa Inggris Itu Penting? Di era global saat ini, kemampuan berbahasa Inggris bukan lagi sekadar nilai tambah, tetapi tela...
-
Jika Anda Sedang Mencari tempat les Bahasa Inggris di Lhokseumawe. SEGERA HUBUNGI KAMI, DI CAMBRIDGE SCHOOL LHOKSEUMAWE Satu-satunya...
-
Muhammad Iksan Kiat atau Iksan adalah sebuah nama biasa yang diberikan orang tua kepada saya. Saya tidak tahu apa maksud atau apa artiny...
-
Perbedaan Happy, Happiness dan Happily Kata “happy” merupakan sebuah kata sifat (adjective) dalam bahasa Inggris yang memiliki arti bahagia...