Sabtu, 08 April 2023

Beasiswa LPDP-Kemenag Program Gelar, Dibuka April!

 

Jakarta - Program beasiswa LPDP-Kemenag kembali siap digelar pada bulan April 2023. Jelang pembukaan pendaftaran, persiapkan syarat yang dibutuhkan, yuk!

Dikutip dari laman resminya, program ini merupakan bentuk kerja sama antara Kementerian Agama (Kementerian) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

Secara umum, program kolaborasi beasiswa ini terdiri dari dua jalur yaitu Program Gelar dan Program Non-Gelar.

Program Beasiswa Gelar diperuntukkan bagi mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di jenjang Sarjana (S1), Magister (S2) dan Doktor (S3) di dalam atau luar negeri. Sedangkan Non-Gelar ditujukan sebagai pendanaan pelatihan dalam meningkatkan kualifikasi dan kompetensi.

Sebelum mendaftar, calon penerima beasiswa LPDP-Kemenag harus memenuhi berbagai syarat. 

Berdasarkan penyelenggaraan tahun lalu, begini syaratnya:

Syarat Beasiswa LPDP-Kemenag
Warga Negara Indonesia (WNI).
Bagi pendaftar jenjang Sarjana (S1) harus memiliki Ijazah pada jenjang pendidikan menengah keagamaan seperti MA, MAK, Pendidikan Diniyah Formal, Pendidikan Mu'adalah, Pendidikan Kesetaraan pada Pesantren Salafiyah, dan SMA/SMK pada pondok pesantren.

Pendaftar jenjang Magister (S2) harus memiliki Ijazah S1 atau D4 beserta transkrip nilai dari perguruan tinggi terakreditasi. Bila lulus dari kampus luar negeri wajib melampirkan hasil penyetaraan Ijazah dengan minimal IPK 3.00.

Pendaftar jenjang Doktor (S3) harus memiliki Ijazah S2 serta transkrip nilai dari perguruan tinggi terakreditasi. Bila lulus dari kampus luar negeri wajib melampirkan hasil penyetaraan Ijazah dengan minimal IPK 3.25.

Pendaftar jenjang Doktor (S3) harus berstatus sebagai Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK), Dosen PAI pada Perguruan Tinggi Umum, guru atau pegawai dilingkungan Kementerian Agama yang dibuktikan dengan Kartu NUPTK/NPK.

Sedang tidak menerima beasiswa lainnya.
Beasiswa diperuntukkan untuk mahasiswa kelas reguler.

Melampirkan Surat Pernyataan Pendaftar Beasiswa di atas materai Rp 10.000 yang telah ditandatangani.

Tidak sedang menempuh pendidikan atau sudah lulus dari program S1/S2/S3.

Membuat esai yang menjelaskan profil, motivasi, dan rencana kontribusi terhadap masyarakat dengan ketentuan 1000-1500 kata dalam bahasa Indonesia bagi jenjang S1.

Membuat esai yang menjelaskan pemilihan program studi, topik yang akan ditulis dalam tesis, rencana studi dari awal hingga selesai dan aktivitas yang dilakukan di luar akademik. 

Dituliskan dalam bahasa Indonesia dengan kriteria 1500-2000 kata untuk jenjang S2.

Membuat esai yang berisi tentang rencana penelitian disertasi minimal 3 halaman dan maksimal 5 halaman bagi jenjang S3. Ditulis dalam bahasa Indonesia/Inggris/Arab bagi pendaftar S3 luar negeri.

Komponen Beasiswa LPDP-Kemenag
Biaya Pendidikan
Biaya pendaftaran
Biaya SPP
Tunjangan Buku
Biaya penelitian
Biaya bantuan seminar internasional (khusus S2 dan S3)
Biaya publikasi jurnal internasional (khusus S3)
Biaya Pendukung
Transportasi
Asuransi kesehatan
Biaya hidup
Settlement Allowance
Biaya keluarga (khusus S3)
Biaya aplikasi visa (khusus S3 luar negeri)
Dana darurat
Nah itulah berbagai syarat beasiswa LPDP-Kemenag yang perlu disiapkan dan komponen beasiswanya. 

Semoga berhasil ya,


Jumat, 07 April 2023

Diterima di Tujuh Kampus Top Luar Negeri. Simak kisah Allin

Allin Alya Yasmin (18),Siswi kelas XII MIPA 7 SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo memiliki prestasi yang luar biasa. 

Ia diterima di tujuh kampus top luar negeri. Simak kisah Allin berikut ini.
Allin lolos seleksi beasiswa dan diterima di SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo pada 2020 lalu. Selama menempuh pendidikan di sana, Allin belajar dengan giat untuk terus mengukir prestasi.

"Saat saya kelas XI, saya mendapatkan informasi tentang program beasiswa Indonesia Maju untuk program S1 di luar negeri oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)," kata Allin saat ditemui detikJateng di SMA Unggulan CT ARSA Foundation Sukoharjo, Jumat (7/4/2023).


Dua jurusan memang menjadi tujuan Allin, yakni ilmu Engineering dan Sciences. Namun dia lebih suka ilmu bidang sciences.

Alasannya memilih ilmu sciences, karena dari data Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) yang dia baca, ada tujuan Indonesia tahun 2045 yakni menuju Indonesia Emas. Salah satu jurusan yang diprioritaskan adalah pada ilmu science.

"Awalnya saya bercita-cita ingin jadi seorang engineer, tapi lambat laun saya berubah pikiran dan lebih memilih ke life sciences di University of Toronto," ujarnya.

Selain karena jurusannya, alasan Allin memilih University of Toronto karena rangking kampusnya yang tinggi, komunitas mahasiswa, dan lingkungan sekitar kampus banyak mahasiswa Indonesianya.

"Ibu saya sangat mendukung. Sejak awal saya sudah bilang mau mendaftar beasiswa dan kuliah di luar negeri. Ibu sangat senang saya bisa diterima," kata dia.

Setelah lulus nanti, Allin ingin memanfaatkan ilmunya yang dia dapat dari luar negeri untuk berkontribusi membangun bangsa.

Senin, 03 April 2023

Tanpa Syarat TOEFL, Daftar Beasiswa YSEALI Academic Fellowship

Program beasiswa Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI) Academic Fellowship untuk periode Musim Gugur 2023 telah dibuka.

 Pendaftaran beasiswa yang disponsori oleh Pemerintah Amerika Serikat ini dibuka hingga 17 April 2023. 

Beasiswa pertukaran pelajar selama lima minggu ini terbuka bagi kamu yang berusia 18-25 tahun yang sudah atau akan mendaftar menjadi anggota YSEALI.

YSEALI Academic Fellowship adalah program beasiswa yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di negara-negara ASEAN. Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada pemimpin muda dan profesional di Asia Tenggara untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, pemahaman budaya, dan pengetahuan akademis mereka.

Program ini akan memberikan peserta kesempatan untuk mengambil kelas akademik, melakukan kunjungan ke lapangan, dan berinteraksi dengan pemimpin di bidang akademik, bisnis, dan pemerintahan di Amerika Serikat. Selama program, peserta juga akan memiliki kesempatan untuk memperluas jaringan mereka dan membangun hubungan dengan para pemimpin muda di negara-negara ASEAN.

Berikut adalah beberapa informasi lengkap mengenai YSEALI Academic Fellowship 2023:

  1. Program Beasiswa YSEALI Academic Fellowship terdiri dari beberapa program beasiswa, yaitu:
  • YSEALI Academic Fellowship untuk Pemimpin Muda
  • YSEALI Academic Fellowship untuk Profesional
  1. Tujuan Program Program YSEALI Academic Fellowship bertujuan untuk:
  • Meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan pengetahuan akademis para peserta
  • Memperkuat hubungan antara Amerika Serikat dan negara-negara ASEAN
  • Meningkatkan pemahaman budaya antara Amerika Serikat dan negara-negara ASEAN
  • Mendorong kerjasama dan pertukaran informasi di antara para pemimpin muda dan profesional di ASEAN
  1. Persyaratan Umum Pendaftaran
  • Warga negara atau penduduk tetap di salah satu negara anggota ASEAN
  • Usia 18-25 tahun untuk YSEALI Academic Fellowship untuk Pemimpin Muda dan 25-35 tahun untuk YSEALI Academic Fellowship untuk Profesional
  • Berpengalaman di bidang yang relevan dengan program yang dipilih
  • Tertarik dengan isu-isu global dan regional serta berkeinginan untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan pengetahuan akademis mereka
  • Kemampuan bahasa Inggris yang cukup untuk mengikuti kelas akademik dan berkomunikasi dengan peserta dari negara lain.
  1. Persyaratan Khusus Pendaftaran Setiap program beasiswa memiliki persyaratan khusus yang harus dipenuhi oleh para peserta. Persyaratan ini meliputi persyaratan akademik, pengalaman kerja, dan lain-lain.

  2. Manfaat Program Para peserta yang terpilih akan menerima manfaat berupa:

  • Akomodasi dan biaya hidup selama program di Amerika Serikat
  • Biaya perjalanan pulang pergi ke Amerika Serikat
  • Biaya kuliah dan kegiatan akademik
  • Biaya kunjungan ke lapangan dan kunjungan industri
  • Asuransi kesehatan
  1. Waktu Pendaftaran Waktu pendaftaran untuk YSEALI Academic Fellowship 2023 belum diumumkan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat. Namun, para calon peserta dapat memantau situs web resmi YSEALI 
  2. Memenuhi syarat untuk menerima visa J-1 Komunitas yang kurang terlayani, termasuk kelompok masyarakat minoritas dan penyandang disabilitas juga didorong untuk mendaftar.
  3. Itulah syarat pendaftaran YSEALI Academic Fellowship 2023. Informasi lebih lanjut tentang cara mendaftar YSEALI Academic Fellowship 2023 dapat ditemukan di https://id.usembassy.gov/education-culture/yseali/yseali-academic-fellows/

Minggu, 26 Maret 2023

Apa beda many, much, lot of, dan a lot of?

Many, much, lot of, dan a lot of semuanya adalah frasa yang digunakan untuk menyatakan jumlah atau kuantitas sesuatu. Meskipun semuanya memiliki makna yang mirip, ada perbedaan kecil dalam penggunaannya:
  1. Many digunakan dengan kata benda yang dapat dihitung (countable nouns), seperti "books" atau "people". Contohnya: "There are many books on the shelf."

  2. Much digunakan dengan kata benda yang tidak dapat dihitung (uncountable nouns), seperti "water" atau "money". Contohnya: "There isn't much water left in the bottle."

  3. Lot of digunakan baik dengan kata benda yang dapat dihitung maupun tidak dapat dihitung, tetapi lebih sering digunakan dengan kata benda yang dapat dihitung. Contohnya: "We have a lot of homework to do tonight."

  4. A lot of digunakan dengan cara yang sama seperti lot of, tetapi lebih formal. Contohnya: "There are a lot of people waiting in line for tickets."

Jadi, intinya, many digunakan dengan kata benda yang dapat dihitung, much digunakan dengan kata benda yang tidak dapat dihitung, dan lot of atau a lot of digunakan dengan kedua jenis kata benda, tetapi a lot of lebih formal.

Sabtu, 25 Maret 2023

Perbedaan antara Just" dan "only"

 Just" dan "only" adalah kata-kata yang sering digunakan untuk menunjukkan keterbatasan atau pembatasan dalam suatu kalimat. Namun, ada beberapa perbedaan antara kedua kata tersebut:
  1. Arti "Just" sering digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu hal terjadi baru-baru ini, atau dalam waktu yang relatif singkat. Contohnya, "I just finished my homework" artinya "Saya baru saja selesai mengerjakan PR saya". "Only" lebih sering digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu hal terbatas pada jumlah atau waktu tertentu. Contohnya, "I can only stay for an hour" artinya "Saya hanya bisa tinggal selama satu jam".

  2. Posisi dalam kalimat "Just" lebih sering digunakan sebelum kata kerja atau frasa verbal. Contohnya, "I just saw a movie" artinya "Saya baru saja menonton sebuah film". Sedangkan "only" bisa diletakkan di depan kata benda, kata kerja, atau frasa nominal. Contohnya, "I have only one apple" artinya "Saya hanya memiliki satu apel".

  3. Intensitas "Just" cenderung memiliki makna yang kurang intens dibandingkan "only". Contohnya, "I just need a few minutes" artinya "Saya hanya butuh beberapa menit". Sedangkan "only" cenderung memiliki makna yang lebih kuat dan menunjukkan bahwa suatu hal sangat terbatas. Contohnya, "I can only afford to spend $50" artinya "Saya hanya mampu mengeluarkan $50 saja".

Jadi, secara umum "just" dan "only" adalah kata-kata yang sering digunakan untuk menunjukkan keterbatasan atau pembatasan dalam suatu kalimat, namun keduanya memiliki perbedaan dalam arti, posisi dalam kalimat, dan intensitas.

Sabtu, 04 Maret 2023

5 Beasiswa Penuh dari Kemendikbud ke Luar Negeri


~~~~~~

Yuk ikut kursus Bahasa Inggris di Cambridge School Lhokseumawe

----+-----+-----+------+-------+-----+-------+-------+-------+-

Cambridge School Lhokseumawe.
Lembaga Bimbingan Belajar & Pelatihan Bahasa Inggris.

 Program khusus Mahasiswa & Dewasa/
 Karyawan

- Program Percakapan (conversation)
- Program ESP (Master Class)
- Program TOEFL /IELTS
- Program 2 Bulan Bisa Bhs Inggris
- Program intensif 5 Bulan.

Alamat: Jalan Air Bersih. Disamping mitra klinik. Teumpok Teungoh. Lhokseumawe.
Yuk. Nanya2 aja dulu. Nanya2 gratis kok.
Whatsapp: 0852-4571-1161.

Sabtu, 07 Januari 2023

Beasiswa Kuliah di Brunei Darussalam untuk Jenjang D3, S1 dan S2,


Kesempatan bagi yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi ke luar negeri, khususnya Brunei Darussalam.


 Pemerintah Brunei Darussalam menawarkan beasiswa untuk jenjang D3, S1 dan S2 bagi mahasiswa yang berasal dari negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), ASEAN, dan Persemakmuran.

Melansir laman Kementerian Luar Negeri Brunei Darussalam, pelamar beasiswa berusia 18-25 tahun untuk S1 dan D3, sementara bagi calon penerima beasiswa S2 usianya tidak boleh melebihi 35 tahun.

Pendaftaran beasiswa akan ditutup ada 15 Februari 2023 mendatang, jadi masih ada kesempatan bagi detikers yang ingin mendaftar. Berikut informasi mengenai kriteria pelamar beasiswa Brunei Darussalam Government Scholarship (BDGS 2023).

Kriteria Penerima Beasiswa Brunei Darussalam Government 2023

1. Merupakan warga negara ASEAN, OKI atau Persemakmuran, Indonesia termasuk

2. Usia pelamar berkisar 18-25 tahun untuk program D3 dan S1, maksimal untuk S2 35 tahun

3. Beasiswa tidak berlaku bagi pelamar dari Brunei Darussalam

4. Pelamar yang telah ditetapkan sebagai penerima beasiswa tidak diizinkan menerima beasiswa lain tanpa persetujuan Kemenlu Brunei Darussalam

5. Memenuhi persyaratan lain yang telah ditetapkan oleh universitas dan program studi yang menjadi pilihan


Daftar Universitas Beasiswa Brunei Darussalam Government 2023


Nantinya, penerima beasiswa bisa memilih salah satu dari lima perguruan tinggi yang telah ditunjuk oleh pemerintah, kelima perguruan tinggi itu antara lain:

1. Universiti Brunei Darussalam (UBD)
2. Universiti Islam Sulthan Sharif Ali (UNISSA)
3. Universiti Teknologi Brunei (UTB)
4. Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan (KUPU SB)
5. Politeknik Brunei (PB)



Ketentuan Pendaftaran Beasiswa Brunei Darussalam Government 2023
1. Calon penerima beasiswa menghadiri wawancara sesuai tempat yang ditentukan oleh institusi yang menawarkan program

2. Mengikuti ujian tertulis untuk menilai kemampuan pelamar dalam Bahasa Inggris/Melayu/Arab

3. Pemerintah Brunei Darussalam berhak menolah permohonan apa pun. Keputusan pemilihan kandidat bersifat final

4. Dokumen yang diunggah dalam formulir BDGS 2023 mencakup:

- Foto ukuran paspor terbaru

- Salinan resmi kualifikasi akademik dan dokumen pendukung lainnya seperti 
sertifikat atau transkrip

- Terjemahan resmi bahasa Inggris dari dokumen pendukung harus diserahkan untuk dokumen tidak ditulis dalam bahasa Inggris

- Reference letter yang dapat diunduh pada laman Kemenlu Brunei Darussalam

- Salinan akta kelahiran dan paspor asli yang telah dilegalisir

5. Pelamar yang lolos akan dikontak mengenai tahap lanjutan

Nah, itulah informasi mengenai beasiswa BDGS 2023. 

Selengkapnya bisa cek Di Sini (klik)


Les untuk SD di Lhokseumawe

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Itu Penting? Di era global saat ini, kemampuan berbahasa Inggris bukan lagi sekadar nilai tambah, tetapi tela...