Kamis, 29 Maret 2018

Jasa Pengetikan Dokumen, Makalah, Skripsi di Lhokseumawe



Assalamualaikum.
 
Bapak/Ibu2 disini. Yang sibuk dan enggak punya waktu untuk mengetik makalah.
Saya beserta tim di Cambridge siap membantu pengetikan jasa pengetikan tugas kuliah, makalah dan tugas akhir/skripsi beserta revisinya. (Hanya pengetikan bukan membuat). 
Adapun referensi dan bahan berasal  dari bapak/Ibu.


Lama pengerjaan sesuai dengan jumlah halaman. Untuk makalah biasanya selesai dalam 5 Hari. Adapun biaya pengetikan di hitung Rp.3000 perlembar tanpa print out. 

Bahan yang akan di ketik boleh diserahkan langsung ke kantor Cambridge atau di kirim melalui Email jika berupa softcopy.
+ Menerima juga pengecekan Structure/Grammar untuk tulisan yang berbahasa Inggris seperti skripsi/Jurnal/Artikel.

http://kurkursusbahasainggrisdilhokseumawe.blogspot.co.id/2016/07/ini-dia-kursus-bahasa-inggris-di.html


Informasi selengkapnya WhatsApp
0823-6715-2233.
Terima-kasih.
Alamat.
Jalan Air Bersih teumpok Teungoh. Kota Lhokseumawe.
Dekat kantor RRI Lhokseumawe


#jasapengetikanlhokseumawe
#jasapenerjemah

Senin, 05 Februari 2018

Program Bachelor of Medicine dan Bachelor of Surgery dari University of Central Lancashire di Inggris untuk Mahasiswa Internasional.




Salah satu pilihan perguruan tinggi atau universitas yang bisa kamu jadikan tujuan untuk kuliah di Inggris adalah University of Central Lancashire atau dikenal juga sebagai UCLan. Universitas ini terletak di Preston untuk kampus utamanya dan ada juga yang terletak di Wales dan West Cumbria. Saat ini UCLan membuka program baru yang dikhususkan bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi dalam bidang atau jurusan kedokteran. Program tersebut adalah Bachelor of Medicine & Bachelor of Surgery yang disingkat MBBS. Program ini bisa diambil oleh mahasiswa internasional untuk kemudian menjalani proses kuliahnya di kampus utama UCLan. Tentunya program ini didukung adanya fasilitas yang luar biasa dari UCLan.

Pada dasarnya program MBBS ini adalah sebuah program yang nantinya akan memberikan gelar kedokteran Inggris bagi para mahasiswa internasional. Bisa jadi di negara asal para mahasiswa tersebut kesempatan yang ada tidak begitu besar dalam hal pendidikan tinggi atau juga untuk bidang kedokteran. Oleh karena itu dibuatlah program ini yang bisa dibilang sangat unik karena sangat terintegrasi dengan ilmu-ilmu biomedis serta sosial khususnya bidang pelayanan kesehatan. Pihak UCLan ingin memastikan bahwa keahlian yang dimiliki kampus dalam bidang biomedis, kedokteran gigi, farmasi, fisioterapi, keperawatan, dan berbagai profesi kesehatan lainnya benar-benar dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam penawaran program yang memberikan lingkungan multidisipliner selama proses kuliahnya.

Program MBBS ini tentu berbeda dengan program-program dari universitas lain meskipun juga bergerak atau berada dalam bidang kedokteran atau kesehatan. Program ini ditawarkan bagi para mahasiswa internasional baik itu yang menggunakan biaya sendiri maupun mendapatkan bantuan pembiayaan dari berbagai pihak. Pendekatan inovatif terhadap bidang pendidikan medis digunakan dalam program MBBS ini yang didukung oleh kurikulum mutakhir agar benar-benar menghasilkan lulusan yang luar biasa. Dalam hal kurikulum yang digunakan dalam program ini, proses desain dilakukan oleh pihak National Health Service atau NHS dengan para pasien lokal di Inggris. NHS sendiri merupakan pihak yang bertanggung jawab atas layanan kesehatan di Inggris.

Salah satu keistimewaan program MBBS ini adalah bahwa penawarannya hanya diberikan kepada mahasiswa internasional saja. Mereka nantinya akan menjalani proses kuliah dalam kelompok-kelompok kecil yang sangat suportif dan tentunya multikultural. Dalam proses kuliahnya juga tentu pada pasien dan pengguna layanan kesehatan di Inggris akan dilibatkan. Selain itu kurikulum yang digunakan tersebut juga dalam pantauan kerjasama dengan pihak United States Medical Licensing Exam atau USMLE agar bisa membantu para mahasiswa yang nantinya ingin membuka praktek di Amerika Serikat.



Daya Tarik Utama Program MBBS
Sebagai program yang dikhususkan untuk para mahasiswa internasional tentu program MBBS ini harus memiliki daya tarik yang luar biasa. Hal ini sangat diperlukan agar para mahasiswa internasional tersebut benar-benar tertarik untuk mengambil program kuliah ini di luar negara asal mereka. Beberapa hal yang termasuk dalam daya tarik dari program ini antara lain adalah:

• Kurikulum Inovatif
Sebuah kurikulum yang didesain bersama-sama oleh beberapa pihak yang memang dekat dengan dunia medis di Inggris membuat proses perkuliahan untuk program ini benar-benar menjamin hasil yang sesuai dengan kondisi di lingkungan. Pasien lokal beserta akademisi sains dengan keahlian klinis dari pihak UCLan dikemas dalam kurikulum untuk memfasilitasi pembelajaran yang bersifat interpersonal dan sangat memungkinkan transisi yang lancar untuk menuju ke praktek nantinya.

• Kelas Kuliah yang Kecil
Lingkungan kuliah yang hanya kecil sangat membantu pembelajaran guna memastikan setiap mahasiswa dalam program ini mendapatkan dukungan maksimal dari rekan-rekannya dan juga para staf pengajar. Para mahasiswa internasional dalam program ini akan mendapatkan perlakuan sebagai individu karena memang orientasi dari program ini adalah setiap peserta atau mahasiswa akan benar-benar menguasai yang diajarkan dan akan sangat berguna bagi dunia medis nantinya.

• Fasilitas yang Canggih
Pihak UCLan menjamin bahwa dalam program ini semua fasilitas yang digunakan sudah dibangun dan didesain secara khusus agar sesuai dengan kebutuhan. Human Anatomy Resource and Learning Centre adalah salah satu contoh fasilitas terbaru yang dibangun guna mendukung program ini. Selain itu ada juga sebanyak lima Clinical Skills Laboratories lengkap dengan berbagai perlengkapan pendukungnya bahkan termasuk simulator manusia guna membantu para mahasiswa menguasai berbagai keahlian klinis yang sangat diperlukan di lingkungan rumah sakit nantinya.

• Praktek Menangani Pasien
Para mahasiswa internasional dam program ini akan menjalani praktek di beberapa rumah sakit yang bahkan paling ramai di wilayah barat daya Inggris seperti Royal Blackburn Hospital dan juga Burnley General Hospital. Selain itu akan ada juga kesempatan praktek d komunitas-komunitas lokal yang memang menyediakan layanan rawat inap dan juga rawat jalan. Kemudian ada juga berbagai fasilitas medis kelas satu dan pusat pembelajaran medis yang akan menjadi lokasi praktek lainnya. Kegiatan praktek dari mahasiswa program MBBS ini diawasi oleh College of Clinical Sciences and Biomedicine UCLan yang berarti akan didukung oleh para ahli farmasi, dokter gigi, dan juga ahli biomedis serta juga perawat dan tenaga kerja kesehatan di Inggris.



• Staf Profesional
Selain didukung oleh para ahli di bidang medis, program ini juga dibantu oleh para staf dengan kaliber yang tinggi dan bisa dibilang sebagai profesional. Ahli-ahli klinis dan juga para ilmuwan termasuk dalam staf untuk program ini yang telah berkontribusi dalam menjadikan nama UCLan sebagai institusi kelas dunia. Hal ini terlihat dari peringkat UCLan di QS World University Rankings dan juga penghargaan QS Stars untuk pendekatan internasionalisasi di UCLan dan juga untuk keunggulan sistem pengajaran.

• Kesempatan Penempatan
Hal ini jelas merupakan keunggulan yang luar biasa dari program ini. Degan mengikuti program MBBS daru UCLan yang berarti menjamin bahwa nantinya para mahasiswa akan lulus dengan standar dari NHS di Inggris maka mereka akan bisa mendapatkan kesempatan yang terbuka lebar untuk penempatan di berbagai pusat layanan kesehatan atau institusi medis di sekitar kawasan Inggris dan bahkan di seluruh dunia. Hal ini berkat fakta bahwa NHS di Inggris sendiri sudah sangat dikenal di dunia.

• Pengenalan Jenjang Master
Tepat pada tahun keempat dari studi program MBBS ini mahasiswa akan mendapatkan semacam program pengenalan untuk tingkat Master. Mahasiswa bisa memilih untuk mengambil kesempatan ini atau tidak. Jika diambil maka mahasiswa akan mendapatkan peluang untuk memperluas keahlian medis dan membuka prospek atau peluang karir medis mereka lebih lebar.

• Kualifikasi Terkini
Program MBBS dari UCLan ini adalah program terbaru dan terkini sehingga jaminan kualifikasi yang nantinya akan diterapkan dalam proses studinya sudah sesuai dengan standar tertinggi saat ini di Inggris. Hal ini akan menjamin lulusan dari program ini nantinya bisa menjadi praktisi medis yang efektif, aman, dan juga berpengetahuan luas.

• Jaminan Kualitas Program
Hal terakhir yang menjadi daya tarik program MBBS ini adalah adanya jaminan kualitas. Program MBBS ini dirancang bersama dengan proses jaminan kualitas dari General Medical Council atau GMC yang memberikan penghargaan bagi kualifikasi dan perencanaan medis utama yang juga mengakui program medis tingkat sarjana. Pada akhir program para mahasiswa akan mendapat penilaian kualitas dari GMC tersebut yang tentu artinya bahwa kualitas mahasiswa yang menyelesaikan studi di program MBBS tersebut sudah terjamin dalam bidang medis.



Dengan hal-hal yang sangat menarik sebagai daya tarik dan keunggulan dari program MBBS tersebut, sudah tentu akan sangat sayang jika program ini hanya dilewatkan begitu saja. Jadi jika kamu memang berminat melanjutkan kuliah di bidang kedokteran, ambil kesempatan mengikuti program MBBS dari UCLan di Inggris untuk nantinya mendapat gelar kedokteran dengan level Inggris.

Senin, 15 Januari 2018

Japan-IMF Scholarship Program for ASIA (JISPA) – Beasiswa S2 dan S3 di Jepang untuk PNS

Menjadi pegawai pemerintahan atau PNS di Indonesia ternyata memang menawarkan banyak keuntungan yang mana salah satunya adalah beasiswa untuk bisa melanjutkan kuliah S2 atau S3 di Jepang. Pihak pemerintah Jepang melalui kerja sama dengan IMF menawarkan skema beasiswa Japan-IMF Scholarship Program for ASIA. Program yang bisa diambil mencakup kuliah S2 dan S3 dalam bidang Ekonomi Makro secara khusus dan banyak lagi bidang lain namun terkait dengan bidang tersebut di berbagai universitas yang ada di Jepang.

Program beasiswa yang satu ini memiliki jalur open track yang terbuka untuk umum. Maksudnya adalah juga bahwa universitas yang bisa dipilih tidak terbatas hanya yang memang memiliki kerja sama dengan IMF saja. Jadi intinya universitas mana saja di Jepang bisa dipilih asalkan menawarkan bidang Ekonomi Makro yang sesungguhnya menjadi fokus program ini.

Para penerima program beasiswa ini nantinya akan mendapatkan beberapa keuntungan. Biaya pendaftaran dan perkuliahan, tiket pesawat, asuransi kesehatan dan kecelakaan, uang saku beserta biaya hidup dan akomodasi, serta biaya penelitian untuk progra S3. Namun perlu diketahui juga bahwa beasiswa yang diberikan hanya 1 tahun dengan adanya evaluasi untuk lanjutan beasiswa di tahun berikutnya. Pemberian beasiswa maksimal 2 tahun untuk S2 dan 3 tahun untuk S3 asalkan memang pihak pemberi beasiswa memutuskan penerima layak mendapatkan lanjutan beasiswa lepas dari tahun pertama. Jadi perlu juga disiapkan rencana cadangan untuk biaya semisal tidak mendapatkan lanjutan beasiswa selepas dari tahun pertama.

Berikut ini adalah persyaratan umum dan wajib untuk bisa mendaftarkan diri dan mengikuti seleksi program beasiswa S2 dan S3 di Jepang untuk PNS.

• Merupakan warganegara dari salah satu negara yang telah ditentukan (termasuk Indonesia)

• Merupakan pegawai dari salah satu instansi pemerintah atau terkait berikut:

Bank Sentral, Kementerian Perekonomian, Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan, Kementerian Perdagangan, Direktorat Jenderal Pajak, Badan Pusat Statistik, atau Lembaga Regulasi Keuangan. Program ini juga mempertimbangkan para pegawai yang bekerja di bidang pemerintahan lainnya yang memiliki dampak signifikan pada perumusan atau pelaksanaan kebijaksanaan ekonomi makro.

• Memiliki gelar pendidikan Sarjana atau setara

• Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang ditunjukkan dengan skor minimal TOEFL 550 / iBT 79-80 / IELTS 6.0

• Berkomitmen untuk memberikan kontribusi pada pembangunan di negara asal, dan bersedia kembali ke institusi tempat kerja di negara asal setelah menyelesaikan studi di Jepang

• Pelamar yang berusia di bawah 40 tahun; belum mendapatkan gelar Master dari universitas di luar negeri; memiliki pengalaman kerja minimum 2-3 tahun di sektor public lebih diprioritaskan

• Memiliki kondisi kesehatan jasmani dan mental yang baik

Kemudian selain persyaratan wajib seperti yang sudah disebutkan tadi, ada juga dokumen-dokumen yang memang dibutuhkan untuk seleksi beasiswa ini yaitu sebagai berikut:

• Formulir Aplikasi pada link berikuthttps://goo.gl/ndvBX8 

• Salinan resmi ijazah dan transkrip nilai gelar Sarjana atau Pascasarjana yang telah diambil. Salinan resmi artinya salinan dari dokumen asli dengan segel resmi yang diberikan oleh kantor administrasi universitas.

• 2 (Dua) Surat Referensi dari atasan di tempat kerja dan/atau pembimbing akademik atau profesor.

• Salinan resmi sertifikat TOEFL/IELTS (jika ada). Hasil tes TOEFL/IELTS tersebut harus merupakan tes yang diambil setelah tanggal 1 Desember 2015. Jika tidak memiliki sertifikat TOEFL/IELTS, pelamar akan diminta untuk mengikuti tes TOEFL/IELTS sebelum mendapatkan keputusan akhir pengumuman pemenang beasiswa (hanya untuk program bahasa Inggris).

• Surat penerimaan pendaftaran dari universitas yang dituju, atau salinan aplikasi pendaftaran ke universitas

• Tesis atau bentuk paper yang setara

Dalam hal persyaratan dokumen seperti yang sudah disebutkan tadi, semuanya harus dikumpulkan versi aslinya beserta versi terjemahan resmi dalam bahasa Inggris. Ketika nanti memenuhi pesyaratan maka dokumen yang sudah dikumpulkan tidak akn dikembalikan lagi. Proses pendaftarannya wajib dimulai dengan pendaftaran pada program S2 atau S3 yang diinginkan di universitas-universitas yang ada di Jepang. Kemudian selain itu kelengkapan dokumennya harus dikirimkan ke tujuan berikut ini.

Japan-IMF Scholarship Program for Asia

IMF Regional Office for Asia and the Pacific

21st Floor Fukoku-Seimei Building

2-2-2 Uchisaiwai-cho

Chiyoda-ku, Tokyo 100-0011

Japan

Informasi lebih lanjut misalkan dibutuhkan bisa didapatkan dengan menghubungi pihak penyedia beasiswa melalui email jisasis@imf.org atau langsung mengunjungi laman resminya di www.imf.org.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

MAU DI LATIH BAHASA INGGRIS SAMPAI LANCAR?

Hubungi kami Sekarang, untuk Mendapatkan kesempatan Gratis Placement Test.

Ingin Meningkatkan Kemampuan Bahasa Inggris untuk :

1. Persiapan Masuk Kuliah/
     Universitas Favorit mu ( SMPTN )

2. Persiapan Beasiswa Ke luar
     negeri.

3. Persiapan mengikuti test TOEFL/
    IELTS.

4. Persiapan Wawancara Kerja.

   DLL

Kelas Baru di buka setiap hari Senin.
Dilatih oleh instruktur Profesional, satu-satu nya kursus Bahasa Inggris di LHOKSEUMAWE yang memberikan jaminan sampai Lancar.

Lavinia Disa: Luruskan Niat dan Jangan Patah Semangat untuk Kuliah di New Zealand

Lavinia Disa: Luruskan Niat dan Jangan Patah Semangat untuk Kuliah di New Zealand

Lavinia Disa Winona Araminta merupakan salah satu mahasiswa asal Indonesia yang berkuliah di New Zealand tepatnya di The University of Auckland. Perempuan yang akrab disapa dengan nama Disa ini menempuh pendidikan Master of Arts in Applied Linguistics. Kuliah di negeri orang membuat Disa mendapatkan begitu banyak pengalaman berharga. Berikut ini Disa membagikan kisahnya kuliah di New Zealand.

Halo, nama saya Lavinia Disa Winona Araminta asal dari Semarang dan tinggal di Depok saat di Indonesia. Saat ini saya kuliah di The University of Auckland, New Zealand mengambil Master of Arts in Applied Linguistics sejak Juli 2015.

Awalnya, kenapa saya bisa kuliah di NZ, karena saya pertama mendengar informasi soal S2 di NZ saat perwakilan kedutaan NZ di Indonesia datang ke kampus S1 saya, Universitas Indonesia, untuk presentasi soal pendidikan di NZ. Saya mulai tertarik dan setelah riset sana-sini saya semakin yakin untuk melanjutkan S2 ke NZ. Apalagi saat menulis skripsi saya banyak mengutip buku dan artikel seorang professor di sini. Ini adalah salah satu alasan mengapa saya memilih untuk berkuliah di Auckland.

Di NZ saya kuliah MA in Applied Lingusitics dekat dengan TESOL atau pelajaran Bahasa Inggris tetapi lebih luas. Misalnya, bagaimana peneliti mengutip karya orang lain di penelitian mereka, kesulitan non-native speakers dalam menggunakan Bahasa Inggris, dan bagaimana otak pembelajar mengingat kosa kata dalam Bahasa Inggris.

Fasilitas kampus

Sangat lengkap dan mendukung. Sebagai mahasiswa postgraduate, saya mendapat akses khusus ke Arts Postgraduate Lab. Di setiap lab biasanya selain komputer dan printer ada pantry kecil dimana mahasiswa bisa makan, memanaskan makanan dengan microwave atau membuat kopi. Selain itu karena saya tinggal di akomodasi kampus, saya mendapat akses internet gratis dan free membership untuk berolahraga di UoA Sports and Recreation Centre. Kampus saya terkadang menyelenggarakan acara refreshing untuk mahasiswanya seperti mengunjungi tempat-tempat wisata di sekitar Auckland dengan harga terjangkau yang sudah mencakup transportasi, tiket masuk, dan makan siang. 

Karakter dosen dan tips kegiatan belajar mengajar

Mereka sangat detail saat mengajar. Poin-poin yang saya anggap tidak terlalu penting dibahas dalam diskusi di kelas dan ternyata sangat berguna karena saya terkadang mengabaikan detail-detail seperti itu. Tugas yang diberikan sebetulnya tidak sulit karena berupa essaykritis tapi standar penilaian mereka cukup tinggi. Apalagi untuk anak Arts atau Social Sciences lainnya, mendapat nilai A itu tidak mudah. Dekat dengan dosen sangat mudah karena mereka terbuka dengan kita. Tinggal email mereka jika ingin bertemu dan berdiskusi. Tetapi dekat dengan dosen tidak menjamin nilai bisa bagus. Kualitas tugas kita yang menentukan. Yang perlu dilakukan adalah mendengarkan apa yang dosen terangkan di kelas, selalu baca materi yang diminta, proaktif bertanya, dan mengerjakan tugas jauh-jauh hari supaya punya banyak waktu untuk mengoreksi, menambahkan, dan menajamkan analisis dalam essay kita. 

Kegiatan di luar perkuliahan

Semester lalu sampai sekarang saya bergabung di UoA Glee Club karena saya memang suka menyanyi dan seni pertunjukkan in general. Kegiatannya ada pertunjukkan tahunan setiap bulan Oktober, latihan regular, menyanyi di panti jompo untuk program sosial kami, dan memenuhi undangan tampil. Desember lalu, 8 orang dari kami diundang tampil menyanyi di Attitude Awards, penghargaan untuk kaum difabel berprestasi di Auckland, yang disiarkan di TV nasional. Saya juga membantu Himpunan Umat Muslim Indonesia Auckland saat Islam Open Day 2015. Semester ini, selain Glee Club, saya bekerja paruh waktu sebagai Student Ambassador di kampus dan bergabung di PPI Auckland dalam Divisi Seni dan Budaya. April nanti PPI dan komunitas IDNZ akan menyelenggarakan acara budaya tahunan bernama Auckland Indonesia Festival. Selebihnya, saya hanya volunteer di Pop Up Globe Theater dan menghadiri acaranetworking di fakultas.

Buku dan keperluan belajar

Di kampus ada UBS yang menyediakan semua buku teks dengan harga murah. Saya juga dapat meminjam dari perpus kampus atau mendapatkan e-book karena akses dari kampus ke berbagai jurnal cukup lengkap sehingga saya jarang membeli buku. 

Tempat tinggal di New Zealand

Saya tinggal di akomodasi kampus bernama Carlaw Park Student Village di Parnell, 15 menit jalan kaki dari kampus, bersama satu mahasiswa dari India dan satu dari Malaysia. Biayanya 228 NZD per minggu sudah all in, koneksi internet kampus, free membershipuntuk UoA Sports and Recreation Centre, dan fasilitas seperti music room, student room, common lounge, reception. Mahasiswa Indonesia biasanya sewa flat bersama di sekitar kampus.

Teman Dekat

Teman dekat asal NZ saya adalah anak-anak Glee Club. Mereka sangat supel dan welcome. Saya sempat jiper karena saya muslimah dan berjilbab sementara mereka bukan muslim (ada satu laki-laki muslim dari Mesir) tapi mereka sama sekali tidak mempertanyakan dan mendiskriminasi. Mungkin karena memang basis klub ini adalah musik sehingga sangat welcome terhadap siapapun.

Culture Shock

Sempat selama dua minggu bulan kedua di sini. Saya curhat ke teman Indonesia yang kuliah di Sydney yang mengalami hal yang sama. Saya sampai menangis sesenggukkan satu malam. Lalu saya baca artikel dan menonton video di YouTube tentang cara menghadapi culture shock. Ternyata yang saya hadapi bukan shock tapi lebih ke kangen keluarga di rumah. Cara mengatasinya adalah dengan menyibukkan diri dengan kuliah dan ikut kegiatan di luar kuliah. Dengan berkenalan dengan banyak orang dan mengunjungi tempat baru, lama-lama saya lupa dengan kangen sebelumnya.

Islam di New Zealand

Masjid tersedia di sini. Mushola di kampus UoA dan AUT juga ada tapi di tempat umum seperti mall dan restoran tidak ada muslim prayer space sehingga harus bisa menakar waktu dan sholat di rumah atau kosan teman.

Tempat favorit

Saya suka mengeksplor tempat-tempat yang belum saya kunjungi. Biasanya jauh-jauh hari saya memesan tiket bus promo yang hanya seharga $1 untuk pergi ke alam terbuka seperti Cathedral Cove dan Waiheke Island atau kota lain seperti Hamilton. Saya juga selalu menyempatkan menonton teater musical di sini yang jarang bisa saya tonton secara langsung di Indonesia seperti “The Phantom of the Opera”. Hal lain saat waktu luang adalah pergi ke Central City Library dan meminjam banyak buku. Saat libur panjang musim panas, perpus biasanya mengadakan Great Summer Read. Tahun ini saya ikut tantangan membacanya dan memenangkan tiket masuk untuk dua orang ke Auckland Zoo Open Lates.

Tentang Beasiswa LPDP

Ya, saya adalah penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Ini saya copy dari materi yang saya sampaikan ke komunitas pemburu beasiswa : Desember 2014, saya sudah lolos berkas beasiswa ini dan maju ke tahap wawancara. Namun saat itu saya tidak lolos. Januari 2015, beasiswa ini membuka seleksi lagi untuk gelombang pertama di tahun 2015. Saya ulangi lagi aplikasi saya mulai dari isi formulir, melampirkan ijazah (minimal IPK 3.0), melampirkan nilai IELTS (minimal overall 6.5 untuk studi di luar negeri), menulis 3 essay(sukses terbesar, kontribusi untuk Indonesia, dan rencana studi), surat rekomendasi (saya minta dosen sekaligus atasan saya karena kebetulan saya asisten dosen dan peneliti di FIB UI) dan surat izin belajar dari instansi (kalau sudah bekerja). Perbedaan aplikasi saat Desember 2014 dan Januari 2015 adalah sebelumnya saya belum mendapat Letter of Acceptance (baru turun H+1 wawancara LPDP) dan saya lampirkan di aplikasi 2015. Setelah lolos screening berkas, saya mendapat panggilan wawancara di bulan Februari 2015. Lokasinya di STAN, Bintaro untuk wilayah Jakarta. Di hari pertama, saya mengikuti Leaderless Group Discussion dimana saya dan kandidat lain dimasukkan dalam satu grup dan diminta membahas satu isu sosial selama 45 menit tanpa dikomandoi penilai. Artinya kami menentukan sendiri siapa yang jadi moderator dan peran-peran lainnya (diminta untuk menyampaikan pendapat dari perspektif pemerintah, NGO, akademisi, dll). Saat itu saya ditunjuk sekaligus menawarkan diri menjadi notulen dan topik diskusi adalah pesawat LCC. Hari berikutnya, saya menghadiri wawancara individu dengan 3 panelis. Pertanyaan yang diajukan seputar apa jurusan yang diambil, kampusnya dimana, mengapa ambil di sana (pertanyaan mengapa ini sering keluar jadi jawablah dengan jujur tapi diplomatis. Know the why sebelum mendaftar beasiswa), mengapa S2, mengapa di luar negeri, ingin riset tentang apa nanti, pengalaman organisasi hingga kondisi keluarga. Maret 2015 saya mendapat pengumuman kalau lolos beasiswa. Untuk beasiswa LPDP, tahapnya tidak sampai sini saja karena harus menghadiri PK (Persiapan Keberangkatan) selama seminggu untuk dibekali materi kepemimpinan, motivasi, dan teknis pencairan beasiswa. Oh ya, kalau mau tahu lebih lanjut soal beasiswa ini, teman-teman bisa baca-baca blog PK angkatan saya www.suryanara.org karena ada banyak sharing dari penerima LPDP angkatan saya. 

Lifestyle in NZ

Karena bukan negara mayoritas muslim, gaya hidup yang berbeda adalah setiap Jumat mahasiswa atau muda-mudi biasanya berpesta sampai mabuk. Mantan flatmate saya dulu seorang mahasiswa lelaki yang tukang pesta dan mabuk. Karena tidak nyaman, saya pindah ke flat lain. Di sini pernikahan sesama jenis dilegalkan tapi gerakan LGBT paling hanya muncul selama Pride Week menjelang Valentine’s Day. Gaya hidup yang baik dicontoh adalah keteraturan saat menyeberang dan mengantri dan penumpang selalu mengucapkan terima kasih setiap turun dari bus kota.

Motivasi buat teman-teman Indonesia

Riset sebelum berkuliah dimanapun itu supaya mendapat gambaran jelas tentang negara dan program studi yang akan diambil. Luruskan niat. Jangan patah semangat jika belum berhasil di salah satu proses aplikasi. Selandia Baru adalah negara yang aman dan makmur dan kalian tidak akan menyesal memilih negara ini sebagai tujuan studi. 

Reporter: Adelina Mayang.

Minggu, 17 Desember 2017

MUHAMMAD GILANG RAMADHAN: 3 Tips Rahasia Sukses Kuliah di Jepang Pakai LPDP!





Nama saya Muhammad Gilang Ramadhan atau biasa dipanggil Agil asal dari Bandung. Sekarang sedang menempuh studi Master di program Life Science Innovation,  University of Tsukuba, Jepang dengan dengan konsentrasi di bidang Food Innovation. Program ini merupakan salah satu international program di University of Tsukuba sehingga bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggis. Dalam studi Master ini saya menggunakan beasiswa LPDP.


Why Japan?


Pada saat kuliah S1 di Unpad saya beberapa kali diberi kesempatan untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan nasional maupun internasional. Dari kegiatan-kegiatan itulah saya sedikit banyak mendapat pengalaman sekaligus pemahaman bahwa apa yang saya ketahui tentang bidang saya pada saat itu masih sangat sedikit sedangkan tantangannya sangat banyak. Maka dari itulah saya berharap bahwa dengan berkuliah di luar negeri saya bisa mendapatkan banyak insight dengan sudut pandang yang berbeda-beda tentang bidang keilmuan saya mengingat kesempatan saya untuk berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara pun terbuka lebar. Hal kedua yang memotivasi saya untuk berkuliah di luar negeri adalah kesempatan saya untuk dapat mempelajari nilai-nilai kehidupan yang mungkin akan lebih banyak saya dapatkan ketika saya berada di luar zona nyaman saya (Indonesia).


Lantas kenapa memilih Jepang?


Seperti apa yang telah saya sebutkan sebelumnya bahwa saya ingin memperluas wawasan di bidang yang sedang saya geluti sekarang, Jepang merupakan negara yang memiliki komitmen yang kuat dalam dunia pendidikan dan penelitian selain itu program yang saat ini saya ambil menawarkan kurikulum yang sangat cocok dengan apa yang saya inginkan.


Tentang perkuliahan


Life Science Innovation Program merupakan Integrated Program yang menghubungkan 4 fokus bidang studi yang berbeda yaitu Disease Mechanism, Drug Discovery, Food Innovation and Environmental Management. Sesuai dengan namanya, program ini diharapkan dapat menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang dapat membantu menghasilkan solusi terhadap masalah-masalah yang muncul di masyarakat melalui pendekatan inovatif lintas disiplin ilmu. Oleh karena itu meskipun saya mengambil fokus bidang studi di Food Innovation, namun mata kuliah yang saya pelajari tidak terpaku di bidang food saja namun juga terkait dengan aplikasinya di bidang kesehatan dan bagaimana dampaknya terhadap lingkungan.


Sistem perkuliahan disini sejujurnya tidak jauh berbeda dengan di Indonesia baik itu suasana belajar di kelas maupun ujiannya. Mungkin yang membedakan dengan di Indonesia terletak di porsi risetnya. Di sini porsi riset lebih banyak dibandingkan dengan kuliahnya. Sebagai contoh dalam satu minggu saya bisa saja hanya memiliki 3 kelas namun bukan berarti saya bisa pulang setelah kelas berakhir. Saya masih harus menghabiskan waktu saya di student room/ laboratorium minimal 8 jam dalam sehari.


Lingkungan kampus


Karena University of Tsukuba merupakan universitas ke-2 yang memiliki jumlah mahasiswa asing terbanyak di Jepang maka lingkungan kampusnya pun lebih terasa “Internasional” meskipun tetap saja untuk berinteraksi dengan warga lokal kita sebisa mungkin dituntut untuk mengerti bahasa Jepang. Fasilitas yang tersedia dikampus sangat beragam mulai dari fasilitas akademik sampai fasilitas olahraga. Beberapa fasilitas kampus yang sering saya pakai adalah “dormitory community center” yang biasa kita (PPI) pakai untuk acara gathering, seminar room di perpustakaan untuk siaran radio PPI Jepang dan barbeque space untuk kegiatan barbeque party.


Pergaulan dan berbaur dengan teman


Berbaur dengan teman-teman dari negara lain bukan merupakan hal yang terlalu sulit bagi saya pribadi asalkan kita tahu bagaimana cara kita melakukan approaching terhadap mereka. Saya sekarang masuk di laboratorium yang 90% mahasiswanya merupakan mahasiswa asing dan sisanya adalah mahasiswa Jepang. Sejauh ini kita bisa bergaul dengan akrab namun tetap dengan batasan-batasan yang ada mengingat karakternya berbeda-beda, intinya terletak di bagaimana kita bisa memahami karakter mereka. Mungkin yang menjadi sedikit tantangan adalah bagaimana berhubungan dengan mahasiswa Jepang itu sendiri mengingat mereka cenderung lebih tertutup dibandingkan dengan mahasiswa dari negara lain.




PPI Ibaraki Jepang
Hobi dan keseruan lainnya


Bernyanyi merupakan salah satu hobi saya maka dari itu kenapa di Instagram saya banyak sekali cover lagu-lagu. Dengan kegiatan sesimpel itu setidaknya bisa menjadi stress release setelah berjibaku dengan tugas-tugas kuliah dan penelitian-penelitian yang ada.


Salah satu cover lagu mas Gilang: https://www.instagram.com/p/BZD2xQVlkNk/?taken-by=agylagyl


Sejauh ini saya mengekspresikan kegiatan bernyanyi saya di media sosial, kegiatan-kegiatan gathering PPI dan acara laboratorium. Agak sedikit berbeda di tahun ini, saya diberi kesempatan untuk tampil bersama teman saya di acara final Indonesian Talent Show di Kobe serta diajak berkolaborasi oleh salah satu mahasiswa Chiba untuk mengeluarkan single yang alhamdulillah sudah beredar di beberapa platform online seperti iTunes, Google Play, Amazon, dll.


Tentang piagam penghargaan


Piagam itu saya dapatkan ketika saya mengikuti acara Society Chemical Engineers Japan Meeting di Nagoya. Kegiatan tersebut merupakan konferensi tahunan yang diadakan oleh society tersebut. Saya mendapatkan penghargaan itu untuk kategori best poster presentation. Sejujurnya ini diluar ekspektasi saya pribadi mengingat ini adalah kali pertama saya menjadi peserta untuk kegiatan poster presentation dan harus bersanding dengan para peserta yang menurut saya sangat luar biasa dalam riset mereka. Terkait hal itu, yang saya lakukan pada saat itu hanya sebatas bagaimana saya bisa memaksimalkan usaha saya untuk mempresentasikan riset yang telah dikerjakan sehingga orang yang melihat presentasi saya mengerti akan riset yang saya lakukan.


Mengisi waktu luang


Kegiatan yang saya lakukan di hari libur bisa sangat beragam dimulai dari hanya berdiam diri seharian di kamar, kumpul-kumpul bareng anak-anak Indonesia lainnya, atau jalan-jalan. Tapi yang paling sering mungkin kumpul bareng anak-anak Indonesia lainnya sekedar masak-masak atau makan-makan. Lagi-lagi ini merupakan cara kami untuk sejenak melupakan penat yang ada. Kalau untuk jalan-jalan saya pernah mengunjungi beberapa tempat seperti Tokyo, Yokohama, Osaka, Kyoto, Nara, Kobe, Nagoya, Shirakawa-go, Nikko, Hakone dll. Namun yang paling sering tentunya Tokyo karena jaraknya yang tidak terlalu jauh dari Tsukuba (45 menit menggunakan kereta).

....





3 Tips Penting!


Tipsnya sebenarnya sederhana, pertama cari tahu kenapa kamu harus melanjutkan studi di Jepang terkait apa yang ingin kamu peroleh dan seberapa besar dampak ke depan untuk karir kamu. Kedua persiapkan diri sesuai dengan apa yang universitas kamu inginkan. Ketiga terus berusaha ketika gagal karena saya sendiri pun butuh beberapa kali terjatuh hingga akhirnya saya ada disini sekarang. Terakhir jangan lupa untuk berdoa dan meminta doa dari kedua orang tua dan orang-orang terdekat.

Sabtu, 16 Desember 2017

Beasiswa S2 di Vienna University untuk Bidang Politik Ekonomi Global





Perkembangan dunia memang tidak bisa dibilang menentu dan pasti karena selalu ada hal-hal tidak terduga yang memberikan dapak luar biasa. Begitu pula dalam bidang Ekonomi Politik Global yang tentu erat kaitanya dengan perubahan dan perkembangan dunia. Nah, khusus bagi mereka yang ingin mendalami bidang tersebut ada fasilitas beasiswa untuk kuliah di Vienna University, Austria pada jenjang S2. Sebuah program beasiswa yang bernama Global Political Economy of Sustainable Development ini khusus menawarkan beasiswa pada bidang Ekonomi Politik Global bagi para lulusan S1 dari negara berkembang termasuk Indonesia. Program ini merupakan kerjasama antara United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) dan Austrian Foundation for Development Research (OFSE).





Mengenai beasiswa yang nantinya akan diberikan pada penerimanya bisa berupa pengurangan biaya kuliah sebesar 50% hingga bahkan 100%. Sementara itu untuk program studinya sendiri nanti akan bisa diambil purna waktu selama 3 tahun atau paruh waktu selama 5 tahun sesuai dengan keinginan penerima beasiswanya.

Selanjutnya berikut ini adalah hal-hal pokok yang menjadi persyaratan bagi para calon penerima beasiswa ketika ingin mendaftarkan diri dalam program beasiswa yang satu ini.
• Warganegara di negara yang termasuk dalam daftar penerima ODA DAC
• Memiliki catatan akademis yang baik dan memang mampu menunjukkan pengalaman kerja dalam bidang yang terkait dengan studi
• Mampu menunjukkan adanya kebutuhan finansial untuk mengikuti program ini misalnya kurangnya pendapatan dari pekerjaan ribadi atau kurangnya dukungan finansial dari keluarga
• Menunjukkan nilai tambah terkait dengan penyelesaian studi ini terkait dengan karir di masa yang akan datang

Selain beberapa syarat pokok seperti yang sudah disebutkan, program ini juga meminta beberapa dokumen untuk disiapkan dan dikumpulkan sebagai syarat kelengkapan administrasi dokumen. Berikut adalah dokumen-dokumen yang harus disiapkan.
• Curriculum Vitae yang dilengkapi dengan bukti kemampuan bahasa Inggris
• Salinan paspor
• Salinan Ijazah SMA/Sederajat dan juga Ijazah S1
• Letter of Application yang wajib berisi hal-hal berikut
• Penjelasan akan seberapa jauh pelamar memenuhi persyaratan yang dminta
• Penjelasan yang menyeluruh mengenai motivasi dalam mengambil program ini
• Penjelasan mengenai kemungkinan kontribusi dari program studi ini bagi karir di masa depan
• Penjelasan mengenai pemahaman pribadi dalam hal Sustainable Development, bagian spesifik dari bidang tersebut yang diminati, dan juga bagaimana nantinya studi yang diambil bisa membantu meningkatkan kompetensi pribadi dalam hal Sustainable Development

Proses pendaftaran untuk beasiswa inibisa dilakukan secara langsung hanya dengan mengirimkan semua persyaratan dokumen kepada pihak berikut ini
Mag. Daniela Baumgartne
Program Manager
Osterreichiscge Forshungsstiftung fur Internationale Entwicklung (OFSE)
Austrian Foundation for Development Research
Sensengasse 3
1090 Wien Austria

Selain itu bisa juga dengan mengirimkannya melalui email pada alamat info.sustainable-development@univie.ac.at

Mereka yang nantinya lolos seleksi berkas dan administrasi akan diminta untuk mengikuti wawancara melalui video chat sebelum pada akhirnya keputusan akhir akan diumumkan. Nantinya yang sudah diterima dalam program beasiswa ini wajib menyerahkan pendaftaran resminya untuk program masternya. Informasi lebih lengkap mengenai program ini bisa juga ditanyakan melalui email yang sudah disebutkan atau dengan mengunjungi laman resminya pada www.postgraduatcenter.at

ERDA RAHMILAILA DESFITRI: Yuk, Kuliah ke Jepang, Simak Pengalaman Gadis Minang Ini Berjuang di Jepang!







Nama saya Erda Rahmilaila Desfitri. Baik di rumah ataupun di kampus saya biasanya dipanggil Ella. Saya berasal dari Lurah Gadang, desa pinggiran di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Saya katakan pinggiran karena sampi saat ini desa saya belum terjamah oleh signal satelit/ jaringan telepon/ HP. Tapi Alhamdulillah listrik sudah mulai masuk ketika saya duduk di bangku kelas 2 SMA. Saat ini saya kuliah di Jurusan Teknik Kimia bidang Environmental and Renewable Energy Systems Fakultas Teknik, Gifu University, Jepang, lewat program Basin water environmental Leaders (BWEL).

Mengenal Jepang dari sang Nenek …

Jepang, awal mula saya mendengar nama negara ini dari cerita nenek saya tentang penjajahan (maklum masa kecil saya tidak disuguhi dengan tontonan televisi dan gadget, hehe). Mungkin karena itu Jepang sangat familiar di telinga saya. Beranjak SD saya mulai mengenal Doraemon (mulai kelas 3 SD saya sudah bisa menonton televisi karena saya SD ikut kakak mama yang tinggal bukan di kampung halaman kami). Walaupun hanya lewat anime Doraemon saya kagum dengan lingkungan Jepang yang bersih dan tertata rapi. Dari pintu kemana saja dan baling-baling bambu (walau hanya dongeng) tapi disana menurut saya tersimpan kecanggihan teknologi dan cara berpikir yang kreatif.

Awalnya saya sempat berpikir untuk mengambil kuliah dengan Jurusan bahasa Jepang walaupun tidak pernah terpikir untuk kuliah sampai ke Jepang. Tapi karena latar pendidikan SMA saya yg berasal dari Sekolah Menengah Analis Kimia rasanya sayang kalau ilmu kimia saya, saya tinggalkan begitu saja. Dengan takdir Allah akhirnya saya di terima di jurusan Teknik Kimia, Universitas Bung Hatta.

Satu hal yang membuat saya tertarik berkuliah di Jepang adalah programnya. Saya kuliah di sini melalui program Basin Water Environmental Leaders (BWEL) yang misinya adalah mendidik mahasiswa untuk menjadi pemimpin bagi lingkungan. Dalam program ini selain mata kuliah jurusan kita, kita juga harus menyelesaikan mata kuliah yang disediakan program ini. Setelah tamat kita bakal dapat dua achievements dan dapat 2 ijazah. Jadi menurut saya ini kesempatan yang bagus. Selain itu program ini proses belajar mengajarnya menggunakan bahasa Inggris. Sedangkan kuliah S2 biasa menggunakan bahasa Jepang. Ini juga hal yg menarik bagi saya supaya bisa mengembangkan kemampuan berbahasa. Mengapa saya mengambil jurusan ini karena menurut saya ilmu di bidang ini nanti bakal bisa diaplikasikan di Indonesia.

Hal yang dilakukan sesampainya di Jepang

Setiba disini saya melapor ke siyakusho untuk mendapatkan catatan sipil dan kartu penduduk (resident card). Kemudian mengurus rekening bank dan stempel nama (disini jarang menggunakan tanda tangan). Untuk tempat tinggal saya tinggal di asrama kampus yang sebelum berangkat ke Jepang sudah diuruskan oleh staf BWEL dan supervisor saya. Biayanya sekitar 2 jutaan. Sewa asrama akan berbeda sesuai dengan fasilitas yang diberikan. Kalau asrama saya dapurnya satu untuk 8 orang. Ada lagi jenis asrama buat yang sudah menikah dan bekeluarga, harganya akan lebih mahal.


Adaptasi hari pertama

Hari-hari pertama di Jepang yang membuat saya kesulitan adalah dalam hal komunikasi karena saya baru mulai belajar bahasa Jepang setiba di sini. Saya juga kesulitan untuk menemukan makanan halal. Tapi Alhamdulillah senior-senior di sini sangat membantu. Juga teman-teman Jepang di laboratorium saya sangat baik.

Living cost in Japan

Untuk biaya karena saya hanya dapat biaya hidup satu tahun di tahun kedua ini saya melakukan baito (part time job). Kalau untuk makan siang di kantin kampus berkisar ¥500 sampai ¥1000. Tapi saya lebih sering masak sendiri untuk menjaga kehalalannya dan mendapatkan rasa yang lebih Indonesia.

Fasilitas untuk pelajar internasional

Di kampus ada medical center. Oh iya, saya lupa cerita kalau sesampai di Jepang kita juga harus terdaftar sebagai pengguna asuransi. Kalau untuk berobat di medical center kampus gratis. Kalau berobat di luar akan ada pemotongan harga sebanyak 30% dari harga yang seharusnya dbayarkan. Setiap setahun sekali akan dilakukan medical check up untuk seluruh mahasiswa.

Koneksi internet di Jepang

Di kampus difasilitasi internet gratis. Kalau di asrama disediakan juga wifi yang harus dibayar tiap bulan. Kalau untuk HP data kita akan disimpan di awal kita membeli handphone dan pembayaran dilakukan tiap bulan berdasarkan pemakaian. Jadi kita tidak bisa ganti-ganti nomor secara sembarangan.

Empat musim di Jepang, bagaimana rasanya?

Sangat terkesan sekali karena setiap tiga bulan sekali kita akan melihat pemandangan yang berbeda. Saya paling suka musim semi karena tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin. Bunga-bunga bermerkaran  di sana-sini. Untuk musim yang kurang saya sukai adalah musim salju karena sangat dingin apalagi kalau salju sudah mulai mencair jalanan akan mulai licin dan akan malas sekali untuk melakukan kegiatan di luar.

Future plan for Indonesia!

Sekarang saya semester terakhir program S2 insyaAllah maret akan selesai dan saya akan melanjutkan ke program S3. InsyaAllah sesampai di Indonesia saya akan mengaplikasikan ilmu yang saya peroleh disini. Saya ingin menjadi dosen di sebuah perguruan tinggi di Indonesia. Nantinya saya ingin juga mengirim mahasiswa-mahasiswa saya untuk melanjutkan kuliahnya d luar negeri.


Tips!

Untuk teman-teman yang mau kuliah di Jepang walaupun nanti teman-teman ikut program international akan lebih baik pelajari dasar-dasar bahasa jepang sebelum berangkat ke sini. Tetap semangat dan terus berjuang!

Les untuk SD di Lhokseumawe

Mengapa Belajar Bahasa Inggris Itu Penting? Di era global saat ini, kemampuan berbahasa Inggris bukan lagi sekadar nilai tambah, tetapi tela...